×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Persib Kembali Kena FIFA Registration Ban, Bobotoh Jangan Panik! Ternyata Kasus Lama 2022

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:35 WIB Last Updated 2026-08-10T23:36:12Z

 

Pemain Persib Bandung berduel ketat dengan pemain lawan dalam pertandingan Super League. Pertarungan lini tengah berlangsung sengit demi mengamankan poin penting. (Foto Ig.persib)

Satuspirit – Kabar mengenai FIFA Registration Ban yang tercantum terhadap Persib Bandung membuat perhatian Bobotoh kembali tertuju kepada manajemen Maung Bandung.

Namun, Bobotoh tampaknya tidak perlu langsung panik.

PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memastikan persoalan tersebut bukan kasus baru yang terjadi pada periode sekarang. Menurut manajemen, FIFA Registration Ban tersebut berkaitan dengan perkara lama yang terjadi pada 2022, yang berhubungan dengan laporan mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts.

Manajemen Persib menyatakan baru mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut dalam perkembangan terakhir. Saat ini, klub tengah melakukan kajian menyeluruh untuk memahami dasar keputusan, posisi kasus, serta langkah yang harus ditempuh sesuai mekanisme yang berlaku.

“Yang perlu kami tegaskan adalah bahwa ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru.”

Persib juga menegaskan tidak akan tinggal diam menghadapi persoalan tersebut. Manajemen akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku.

Persib Pastikan Persiapan Musim 2026/2027 Tetap Berjalan

Di tengah munculnya persoalan FIFA Registration Ban, kabar yang cukup melegakan bagi Bobotoh adalah persiapan Persib menghadapi musim kompetisi 2026/2027 tetap berjalan.

Manajemen memastikan proses pemain baru untuk kebutuhan registrasi kepada operator kompetisi dan federasi telah dilakukan sesuai ketentuan.

Artinya, munculnya persoalan lama tersebut tidak serta-merta menghentikan agenda utama Persib dalam mempersiapkan kekuatan menghadapi musim baru.

“Kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026/2027 tetap berjalan.”

Pernyataan ini tentu menjadi penting mengingat Persib baru saja melewati musim bersejarah setelah berhasil meraih hat-trick juara.

Kini tantangan Maung Bandung bukan hanya mempertahankan dominasi di kompetisi domestik, tetapi juga mempersiapkan diri menghadapi persaingan di level Asia.

PT PBB juga menegaskan bahwa persoalan tersebut akan ditangani secara rasional dan objektif.

Manajemen tidak ingin satu persoalan membuat fokus klub terhadap agenda utama menjadi terganggu.

Setiap persoalan, menurut manajemen, akan dikaji terlebih dahulu sebelum menentukan langkah penyelesaian berdasarkan skala prioritas.

“Kami selalu mengedepankan pola yang rasional, bukan emosional.”

Sikap tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Persib berupaya menjaga stabilitas klub setelah pergantian pelatih dan memasuki fase baru setelah keberhasilan meraih tiga gelar secara beruntun.

Kasus Lama, Tapi Tetap Harus Diselesaikan

Meski merupakan perkara lama, FIFA Registration Ban tetap menjadi persoalan yang harus dituntaskan Persib.

Manajemen menyatakan menghormati setiap keputusan regulator dan berkomitmen memenuhi kewajiban sesuai aturan yang berlaku.

Karena itu, langkah penyelesaian kasus tersebut kini menjadi salah satu perhatian manajemen.

Persib juga berjanji akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut kepada publik apabila terdapat informasi yang dapat disampaikan.

Bobotoh Diminta Tetap Tenang

Bagi Bobotoh, kabar ini memang cukup mengejutkan. Apalagi Persib baru saja merayakan keberhasilan mencetak sejarah hat-trick juara.

Namun, penjelasan manajemen memberikan satu pesan penting: FIFA Registration Ban tersebut berkaitan dengan kasus lama 2022, bukan persoalan baru yang muncul setelah Persib menjadi juara.

Sementara itu, persiapan menuju musim 2026/2027 tetap berjalan.

Kini tinggal menunggu bagaimana manajemen Persib menyelesaikan persoalan tersebut sekaligus memastikan Maung Bandung tetap fokus mempertahankan kejayaannya.

Satu sejarah sudah ditorehkan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana Persib mempertahankan mahkota tanpa terganggu persoalan di luar lapangan.

(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update