×

Iklan

Iklan

HUT ke-23 Kecamatan Cihampelas Jadi Momentum Evaluasi, UMKM hingga Pendidikan Jadi Perhatian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:22 WIB

 

Wakil Bupati Bandung Barat H. Asep Ismail bersama Camat Cihampelas Agus Rudianto dan jajaran dalam rangkaian Milad ke-23 Kecamatan Cihampelas di halaman Kantor Kecamatan Cihampelas, Sabtu (3 Oktober 2026).

SATUSPIRIT – Memasuki usia ke-23 tahun, Kecamatan Cihampelas menjadikan momentum hari jadinya sebagai ajang evaluasi sekaligus memperkuat semangat pembangunan bersama masyarakat.

Peringatan Milad ke-23 Kecamatan Cihampelas digelar di halaman Kantor Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (3 Oktober 2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai agenda, mulai dari senam bersama, sembako murah, santunan anak yatim dan dhuafa, pengobatan gratis, KB gratis, lomba tumpeng antar-desa, lomba paduan suara hingga kegiatan lainnya.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bandung Barat H. Asep Ismail, jajaran Muspika Kecamatan Cihampelas, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bandung Barat H. Asep Ismail menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kecamatan Cihampelas beserta jajaran Muspika dan berbagai pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan peringatan tersebut.

Menurutnya, usia 23 tahun harus menjadi momentum untuk melihat kembali sejauh mana program pembangunan telah berjalan.

“Usia ke-23 ini tentu harus menjadi bahan evaluasi ke belakang, apa saja program yang belum terlaksana, terutama terkait visi dan misi Bupati yang harus dijabarkan oleh para camat,” ujar Asep.

Ia juga menyinggung pentingnya menyelaraskan program kecamatan dengan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Salah satu perhatian yang disorot dalam momentum HUT Kecamatan Cihampelas adalah sektor ekonomi masyarakat.

Asep menilai Cihampelas memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Karena itu, pengembangan UMKM perlu terus mendapatkan dukungan agar mampu tumbuh dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Potensi di Kecamatan Cihampelas ini luar biasa. Kita juga melihat pembangunan ekonomi yang insyaallah akan terus meningkat,” katanya.

Kehadiran berbagai pelaku UMKM dalam rangkaian HUT ke-23 dinilai menjadi salah satu bentuk nyata upaya pemerintah dalam memperkenalkan sekaligus mendorong produk masyarakat lokal.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, kata Asep, juga akan terus mendorong pengembangan UMKM melalui perangkat daerah terkait serta berkoordinasi dengan pemerintah provinsi.

Sementara itu, Camat Cihampelas Agus Rudianto, S.Sos., mengatakan memasuki usia 23 tahun merupakan momentum untuk melakukan introspeksi sekaligus menyusun langkah ke depan.

Menurutnya, kemajuan Kecamatan Cihampelas tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kebersamaan dan dukungan masyarakat agar berbagai cita-cita pembangunan dapat diwujudkan.

“23 tahun tentu menjadi momen untuk introspeksi dan evaluasi. Apa yang sudah dicapai dan apa yang ke depannya menjadi cita-cita serta harapan, semoga bisa kita raih dengan kebersamaan dan doa seluruh masyarakat,” ujar Agus.

Agus juga memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan UMKM yang banyak tumbuh di wilayah Cihampelas.


Menurutnya, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan modal. Para pelaku usaha juga membutuhkan dukungan dari sisi bahan baku, pemasaran serta peningkatan keterampilan dan sumber daya manusia.

“UMKM ini harus kita bantu, mulai dari permodalan, bahan baku, pemasaran, sampai keahliannya ditingkatkan, SDM-nya ditingkatkan sehingga mereka bisa lebih mandiri,” katanya.

Selain ekonomi, Agus menyinggung persoalan pendidikan, khususnya kebutuhan sarana pendidikan tingkat SMA di wilayah Cihampelas.

Ia mengatakan persoalan tersebut menjadi salah satu hal yang akan terus diperjuangkan melalui komunikasi dengan pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi.

Menurutnya, kewenangan pendidikan SMA berada di tingkat provinsi sehingga diperlukan koordinasi lintas pemerintahan.

“Saya komunikasikan tentu dengan Pak Bupati dan Pak Wakil. Saya juga berupaya ke tingkat provinsi,” ujarnya.

Hal tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah yang ingin terus didorong agar masyarakat Cihampelas mendapatkan akses pendidikan yang semakin baik.

Reporter/Editor: Restu Nugraha

(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update