Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Final Four Proliga 2026 JPE Selangkah ke Grand Final, Tinggal Butuh Satu Kemenangan

Senin, 13 April 2026 | 06:20 WIB Last Updated 2026-04-12T23:20:20Z
Aksi smash yang keras
Aksi serangan cepat pemain saat melancarkan spike tajam yang coba dibendung blok ganda lawan dalam lanjutan Final Four Proliga 2026, memperlihatkan duel ketat di depan net dan tensi tinggi perebutan poin krusial. (Photo Proliga 2026)

Satuspirit – Peluang juara bertahan putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) untuk melaju ke grand final Proliga 2026 semakin terbuka lebar.

JPE kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi setelah menundukkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor dramatis 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8) pada lanjutan Final Four seri kedua di GOR Sritex Arena, Minggu (12 April 2026) malam.

Kemenangan ini menjadi modal krusial bagi Megawati Hangestri Pertiwi dan kolega. Dengan koleksi tiga kemenangan, JPE hanya perlu satu hasil positif lagi dari dua laga tersisa di Semarang untuk memastikan tiket ke partai puncak.

Laga berlangsung panas dan Ketat

Sejak set pertama, JPE tampil menekan. Kombinasi apik setter Tisya Amallya dengan para hitter seperti Irina Voronkova dan Wilma Salas membuat pertahanan PLN kewalahan.

Meski sempat didekati di poin kritis, smes tajam Voronkova memastikan set pertama untuk JPE dengan skor 25-22. Tren positif berlanjut di set kedua, di mana JPE kembali tampil solid dan mengunci kemenangan dengan skor identik.

Namun, pertandingan belum selesai.

Tertinggal dua set membuat PLN bermain tanpa beban. Dipimpin Kara Bajema dan Neriman Ozsoy, mereka bangkit dan mencuri dua set berikutnya.

Set ketiga dan keempat menjadi milik PLN, memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan. Momentum sempat berpihak pada PLN, sementara JPE terlihat mulai tertekan.

Set kelima menjadi panggung pembuktian mental juara JPE.

Pertahanan solid yang dikomandoi libero Nurlaili menjadi titik balik. Setelah skor imbang 6-6, JPE melesat dan tak terkejar.

Serangan bertubi-tubi dari Voronkova akhirnya memastikan kemenangan 15-8 sekaligus menutup laga dengan skor 3-2.

Asisten pelatih PLN, Anantachai Yoonprathom, tetap mengapresiasi performa timnya.

“Meski kalah, kami tampil cukup baik. Evaluasi akan terus kami lakukan, terutama di sektor tosser,” ujarnya.

Sementara itu, manajer JPE Widi Triyoso menegaskan kemenangan ini hasil dari evaluasi yang berjalan efektif.

“Kalau Voronkova, Megawati, dan Wilma bermain fokus, peluang menang sangat besar,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Megawati Hangestri Pertiwi yang mengakui laga berlangsung menegangkan.

“Kami belajar dari pertandingan sebelumnya. Hari ini kami lebih fokus dan akhirnya bisa menang,” ujarnya.

Dengan dua laga tersisa di Semarang melawan Jakarta Popsivo Polwan dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, langkah JPE menuju grand final kini semakin dekat.

Satu kemenangan lagi, dan pintu menuju partai puncak resmi terbuka.

(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update