Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

PGRI Sindangkerta Tekuk Saguling, Peluang Lolos ke Fase Berikutnya Terbuka

Senin, 28 September 2026 | 22:58 WIB

 

Pertandingan antara PGRI cabang Sindangkerta versus Saguling berlangsung menarik meski laga cukup panas tapi tetap dalam koridor sportifitas

Satuspirit – Pertandingan sengit tersaji dalam turnamen sepakbola antarcabang PGRI Kabupaten Bandung Barat. PGRI Cabang Sindangkerta berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas PGRI Cabang Saguling di Lapangan Sanghyang, Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Senin (28 September 2026).

Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak Anang pada babak pertama. Hasil ini menjadi modal penting bagi Sindangkerta untuk membuka peluang melaju ke fase berikutnya.

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil cukup hati-hati. Sepuluh menit pertama berjalan dengan tempo yang relatif terkendali karena masing-masing kesebelasan masih berusaha membaca permainan lawan.

Memasuki pertengahan babak pertama, pertandingan mulai terbuka. Sindangkerta dan Saguling mulai berani memainkan bola lebih cepat serta melancarkan serangan dari sisi sayap.

Sindangkerta akhirnya mampu memecah kebuntuan melalui Anang. Gol tersebut membuat permainan semakin menarik karena Saguling berusaha mengejar ketertinggalan.

Saguling beberapa kali mencoba memberikan tekanan melalui serangan balik. Bahkan, salah satu peluang berbahaya berhasil membawa pemain Saguling mendekati gawang Sindangkerta.

Namun, penjaga gawang Sindangkerta tampil cukup sigap. Beberapa peluang berhasil diamankan, termasuk sebuah tendangan yang berhasil ditepis sehingga gawang Sindangkerta tetap tidak kebobolan.

Di sisi lain, Sindangkerta terus mencoba menambah keunggulan melalui permainan bola-bola cepat dan umpan terobosan dari sektor sayap. Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin panas. Bola lebih banyak berputar di lini tengah, tetapi kedua tim tetap menunjukkan permainan menyerang.

Sindangkerta terlihat lebih banyak menguasai bola dan beberapa kali menciptakan peluang. Namun, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah karena sejumlah kesempatan belum menghasilkan gol.

Saguling juga tidak tinggal diam. Serangan balik beberapa kali mengancam pertahanan Sindangkerta, tetapi hingga pertandingan berakhir tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Skor 1-0 untuk Sindangkerta pun bertahan hingga peluit panjang.

Evaluasi Saguling

Manajer sekaligus Ketua PGRI Cabang Saguling, Adis Samsudin, S.Pd., mengakui timnya kecolongan pada awal pertandingan.

Menurutnya, gol tersebut berawal dari kondisi lapangan yang tidak rata sehingga bola sulit diantisipasi penjaga gawang.

"Di awal pertandingan mungkin kami belum siap betul. Bola langsung mendekati gawang. Kebetulan kondisi tanah di depan gawang tidak rata, sehingga ketika kiper mau menangkap, bolanya tergelincir dan masuk," ujar Adis.

Meski kalah, Adis mengaku cukup puas dengan permainan kedua kesebelasan, terutama dari sisi sportivitas.

"Secara teknis kami puas. Kedua kesebelasan, baik Sindangkerta maupun Saguling, bermain sportif. Itu yang memang diharapkan karena kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi dalam rangka memperingati HUT PGRI ke-81," katanya.

Menghadapi pertandingan berikutnya, Adis mengatakan pihaknya akan mempersiapkan kondisi fisik para pemain agar tetap bugar.

Ia berharap seluruh pemain dalam kondisi sehat sehingga bisa kembali tampil maksimal pada pertandingan selanjutnya.

Sindangkerta Soroti Ketahanan dan Ketenangan Pemain

Sementara itu, Manajer sekaligus Ketua PGRI Cabang Sindangkerta, Abdul Rojak, S.Pd., menyebut kemenangan tersebut tidak terlepas dari proses latihan dan mulai terbangunnya kesepahaman antarpemain.

"Pertama memang dari latihan. Walaupun latihan hanya beberapa pekan, sekitar dua bulan, kami sudah mulai ada kesepahaman antara berbagai pemain dan saling memahami," ujar Abdul.

Namun, ia menilai permainan timnya masih perlu banyak diperbaiki. Salah satunya adalah ketenangan dalam memanfaatkan peluang.

"Secara permainan masih beberapa persen. Di babak pertama ada beberapa peluang yang dilewatkan begitu saja. Mungkin karena ini pertandingan pertama, jadi masih ada yang perlu diperbaiki," katanya.

Abdul juga menyoroti koordinasi antara pemain depan dan lini tengah, terutama agar tim tidak terlalu sering terjebak offside.

"Ke depannya kami berharap pemain depan lebih tenang. Beberapa pemain tengah juga harus bisa menjadi pengatur dan memberikan informasi kepada pemain depan agar tidak terlalu sering terjebak offside," ujarnya.

Kemenangan atas Saguling membuat Sindangkerta memiliki peluang untuk melaju ke fase berikutnya. Namun, persaingan masih terbuka karena setiap tim masih memiliki kesempatan untuk mengamankan hasil terbaik.

Sindangkerta dijadwalkan kembali bertanding pada Kamis, 1 Oktober 2026, menghadapi PGRI Cabang Cililin.

Pertandingan tersebut diperkirakan berlangsung dengan tensi tinggi karena kedua tim sama-sama masih memiliki peluang untuk melanjutkan kiprah ke fase berikutnya.

Bagi Sindangkerta, kemenangan atas Saguling menjadi modal berharga. Sementara bagi tim lainnya, pertandingan selanjutnya menjadi kesempatan untuk menjaga asa tetap terbuka.

(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update