Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Laga PGRI Cabang Batujajar vs Cililin Berlangsung dengan Tensi Tinggi, Ini Hasilnya

Senin, 28 September 2026 | 21:21 WIB
Pertandingan antara PGRI cabang Cililin melawan Batujajar berlangsung ketat dengan tensi tinggi.

SATUSPIRIT – Pertandingan antara tim sepak bola PGRI Cabang Batujajar kontra PGRI Cabang Cililin berlangsung dengan tensi tinggi di Lapangan Sanghyang, Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Senin (28 September 2026).

Dalam laga yang menjadi bagian dari rangkaian HUT PGRI ke-81 tersebut, Batujajar berhasil menghempaskan perlawanan Cililin dengan skor 1-0.

Gol tunggal Batujajar dicetak Muhammad Maulana Yusuf, yang akrab disapa Maul.

Kemenangan tersebut membuat Batujajar menjaga asa untuk melangkah ke babak berikutnya. Sebaliknya, kekalahan ini membuat langkah PGRI cabang Cililin menjadi lebih berat dalam persaingan selanjutnya.

Laga Berlangsung Sengit Sejak Babak Pertama

Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung bermain dengan tempo cukup tinggi. Batujajar sempat mendapatkan peluang melalui tendangan dari luar kotak penalti, tetapi masih mampu diamankan penjaga gawang Cililin.

Cililin kemudian memberikan tekanan. Sebuah kemelut terjadi di depan gawang Batujajar, namun penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar.

Permainan semakin keras. Salah seorang pemain Cililin harus menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras.

Batujajar kembali mengancam melalui tendangan jarak jauh yang berhasil ditepis kiper Cililin dan menghasilkan tendangan penjuru.

Cililin juga beberapa kali mencoba membalas lewat tembakan dari jarak jauh. Salah satunya hanya sedikit melewati mistar gawang Batujajar.

Menjelang akhir babak pertama, kemelut kembali terjadi di depan gawang Batujajar. Bola hasil tendangan pemain Cililin bahkan sempat membentur mistar.

Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Cililin meningkatkan intensitas serangan. Umpan-umpan terobosan beberapa kali berhasil membuka ruang dan mengancam pertahanan Batujajar.

Namun, lini belakang Batujajar masih mampu menjaga gawangnya tetap steril.

Batujajar kemudian kembali tampil lebih agresif pada pertengahan babak kedua. Sebuah umpan terobosan dari lini tengah berhasil membuka peluang, tetapi kiper Cililin mampu melakukan penyelamatan.

Peluang kembali hadir ketika pemain Batujajar menerima umpan terobosan. Namun, kiper Cililin bergerak lebih cepat dan berhasil mengamankan bola.

Batujajar kembali mendapatkan kesempatan melalui sebuah tendangan yang sayangnya hanya membentur tiang gawang.

Gol yang ditunggu akhirnya datang setelah jebakan offside yang diterapkan Cililin gagal.

Muhammad Maulana Yusuf (Maul) berhasil memanfaatkan peluang tersebut dan membawa Batujajar unggul 1-0.

Cililin berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa pertandingan, tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan Batujajar tetap bertahan.

Sebelum laga berakhir, pemain Batujajar mendapat ganjaran kartu kuning.

Pelatih PGRI Batujajar sekaligus Wakil Ketua PGRI Batujajar, Aang Sarna SPD, MPd, AIFO menyambut kemenangan tersebut dengan rasa syukur.

“Alhamdulillah, dengan kemenangan ini Batujajar mempersiapkan lagi untuk babak berikutnya. Kerja sama di antara tim akhirnya membuahkan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, tim Batujajar akan kembali melakukan persiapan menghadapi pertandingan berikutnya yang dijadwalkan pada 1 Oktober 2026, kontra Saguling.



Ia juga menyadari faktor usia menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan dalam menjaga kondisi fisik pemain.

“Secara personal, insyaallah fisik kita persiapkan. Terutama karena usia sudah di atas 40 tahun, memang agak sedikit kendor. Jadi kami akan mencoba berlatih kembali,” katanya.

Aang mengatakan tim Batujajar sebelumnya telah beberapa kali melakukan latihan, termasuk di Lapangan Pusdikpasus Batujajar.

Dengan persiapan tersebut, ia berharap Batujajar mampu terus melangkah dan menjaga peluang meraih hasil terbaik dalam turnamen.

Sementara itu, Ardi, kapten tim PGRI cabang Cililin, menilai pertandingan berlangsung cukup berimbang.

Menurutnya, hasil akhir lebih dipengaruhi oleh faktor keberuntungan yang belum berpihak kepada Cililin.

“Kalau melihat permainan, sebenarnya cukup seimbang. Hanya faktor keberuntungan yang kurang memihak kepada Cililin,” ujar Ardi.

Meski harus menerima kekalahan, Ardi tetap optimistis dan menyatakan timnya akan melakukan persiapan lebih baik untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Kami akan mempersiapkan dari sekarang,” katanya.

Reporter/Editor: Restu Nugraha

(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update