Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dedi Kosipa: Sehari Keliling Temui Sahabat Lama, Dari Sekolah, Reuni SGO hingga Persiapan Tour Pangandaran

Senin, 07 September 2026 | 22:02 WIB Last Updated 2026-09-07T15:06:32Z

 

Dekos foto bersama dengan para guru SDN 2 Cihampelas dalam rangka silaturahmi perkuat kebersamaan meski telah pensiun.

Satuspirit — Sehari setelah mengikuti tasyakur bin nikmat bersama Tim 6 Plus, di kediaman Ketua Ayah Encang, Minggu, 6 September 2026, Dedi Kosipa kembali menjalani aktivitas yang tak kalah bermakna. Ia memilih mengisi hari dengan berkeliling menemui sahabat, mantan rekan kerja, hingga keluarga.

Senin, 7 September 2026, sejak pagi Dedi sudah bergerak. Silaturahmi menjadi agenda utamanya. Sejumlah tempat ia datangi, mulai dari sekolah tempatnya pernah mengabdi, menemui sahabat lama, membahas rencana reuni, hingga mempersiapkan agenda keluarga.

Sekitar pukul 09.00 WIB, Dedi tiba di SDN 2 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat. Sekolah tersebut bukan tempat asing baginya. Di sanalah ia pernah menghabiskan sebagian perjalanan pengabdiannya sebagai seorang guru.

Kedatangannya disambut hangat para guru. Suasana ruang guru pun berubah menjadi penuh cerita. Para guru menanyakan kabar Dedi sekaligus aktivitasnya setelah memasuki masa pensiun.

Dedi pun bercerita bahwa dirinya kini cukup aktif mengikuti komunitas ayam pelung di Garut. Bahkan, ia mulai membuat lagu-lagu yang secara khusus mengangkat ayam pelung, selain menghadiri berbagai kontes ayam pelung di sejumlah tempat.

Cerita tersebut rupanya membuat para guru ikut antusias. Senyum dan tawa sesekali menghiasi perbincangan pagi itu.

Bagi Dedi, aktivitas setelah pensiun bukan berarti berhenti bergerak. Justru masa tersebut menjadi kesempatan untuk melakukan berbagai hal yang selama ini mungkin belum sempat dilakukan.

Di tengah perbincangan, Bendahara SDN 2 Cihampelas, Bu Hajah Lilis, turut menyampaikan doa untuk Dedi.

Ia berharap Dedi selalu diberikan kesehatan, umur panjang, rezeki yang berkah, serta mendapat ampunan atas segala kesalahan.

Yang tak kalah penting, ia berharap tali silaturahmi yang selama ini terjalin tidak terputus hanya karena sudah memasuki masa pensiun.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa hubungan antarguru tidak berhenti ketika seseorang meninggalkan ruang kelas.

Setelah dari SDN 2 Cihampelas, perjalanan Dedi berlanjut. Ia menyempatkan diri mengunjungi Bu Hajah Imas, salah seorang mantan rekan mengajarnya yang dikabarkan mengalami kecelakaan.

Kedatangan Dedi disambut dengan kebahagiaan. Pertemuan itu pun berlangsung hangat. Tidak banyak yang dibutuhkan untuk membuat sahabat lama kembali akrab. Duduk bersama, bertukar kabar dan mengingat cerita masa lalu sudah cukup membuat suasana menjadi hidup.

Setelah itu, Dekos, sapaannya berlanjut ke Desa Bongas, ke rumah Hajah Imas sekaligus bertemu sohib-sohib masa SGO Bandung angkatan 1982.

Dari pertemuan tersebut, berkembang kepada rencana reuni akbar.

Dedi sendiri dipercaya sebagai koordinator KBB untuk SGO angkatan 1982. Dekos ikut mempersiapkan rencana pertemuan besar yang akan digelar pada Oktober mendatang.

Suasana semakin akrab ketika tuan rumah menyuguhkan nasi liwet lengkap dengan berbagai hidangan, mulai dari mujair, nila, sambal, kerupuk, daging dan makanan lainnya.

Makan bersama menjadi bagian kecil dari silaturahmi yang justru mempererat kembali hubungan mereka setelah sekian lama tidak berkumpul.

Usai menikmati hidangan, mereka kemudian meninjau langsung lokasi yang dipersiapkan untuk kegiatan reuni. Setelah berdiskusi, tempat tersebut akhirnya disepakati sebagai tempat reuni akbar SGO 1982.

Dari urusan reuni, Dedi kembali melanjutkan perjalanan.

Sekitar pukul 13.30 WIB, ia menyambangi adiknya, Agus Munandar, S.Pd., yang baru memasuki masa pensiun pada Agustus lalu dari SMPN 1 Sindangkerta.

Dedi mendatangi rumah Agus di Desa Rancasenggang, Kecamatan Sindangkerta. Pertemuan dua bersaudara tersebut kembali diwarnai obrolan seputar kehidupan setelah pensiun.

Agus ternyata tidak ingin masa pensiun membuat dirinya hanya duduk dan berdiam diri.

Untuk mengisi waktu, ia memilih tetap aktif. Badminton menjadi salah satu kegiatan yang dilakukannya. Selain itu, ia juga memiliki rencana beternak domba dan mengembangkan kegiatan pertanian.

Bagi Agus, pensiun bukan akhir dari aktivitas. Justru menjadi kesempatan untuk menjalani berbagai kegiatan yang bisa membuat hidup tetap produktif dan bermanfaat.

Namun, kedatangan Dedi kali ini juga membawa agenda keluarga.

Mereka membicarakan persiapan rencana tour keluarga ke Pangandaran yang akan dilaksanakan pada September. Keluarga besar Dedi maupun keluarga Agus disebut sudah siap mengikuti rencana tersebut.

Tidak ada kendala berarti. Tinggal. menunggu pelaksanaan dan menyatukan kembali seluruh anggota keluarga.

Tujuan berikutnya adalah rumah Hajah Neni di Kampung Pasir Meong, Desa Cililin.

Pertemuan ini terasa lebih istimewa karena Dedi dan Hajah Neni sudah hampir enam tahun tidak bertemu.

Tak heran ketika Dedi datang, suasana langsung berubah penuh kegembiraan. Hajah Neni menyambut kedatangan sahabat lamanya dengan bahagia.

Suaminya pun turut menyambut Dedi. Obrolan lama yang sempat terputus selama bertahun-tahun kembali tersambung.

Hari itu akhirnya menjadi perjalanan panjang yang bukan sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Ada banyak cerita yang dibawa Dedi dalam perjalanan tersebut: tentang masa pengabdian sebagai guru, kehidupan setelah pensiun, komunitas ayam pelung, rencana reuni SGO 1982, hingga persiapan tour keluarga ke Pangandaran.

Aktivitas Dedi tersebut menjadi gambaran sederhana bahwa masa pensiun tidak harus identik dengan berhenti berkegiatan.

Justru ketika pekerjaan formal telah selesai, masih banyak ruang untuk menjaga persahabatan, mengunjungi orang yang pernah berjasa dalam perjalanan hidup, merawat hubungan keluarga, sekaligus menemukan aktivitas baru.

"Ahamdulilah kebetulan lagi ada keperluan di wilayah cihampelas dimanfaatkan menemui rekan pensiun antara lain Hj.imas, Hj Neni dan guru guru SDN Cihampelas 2. Perjalanan dari Garut pada hari Minggu mengikuti kontes ayam pelung di Ibun Majalaya daerah Kamojang lanjut menghadiri undangan silaturahmi rekan pensiun  tim 6 pluz dan silaturahmi rekan pensiun. Semoga penghobi ayam pelung sehat dan sukses dan Dekos dalam lindungan Allah SWT sehat wal afiat," harapnya mengakhiri.

(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update