BLANTERORIONv101

Dispora Kota Bandung Luncurkan GASPOL dan CoE 2026, Tancap Gas Bangun Pemuda dan Olahraga

11 Februari 2026

 

Gaspol kota bandung dispora
Peluncuran branding GASPOL (Gerakan Aktif, Sportif, Pemuda dan Olahraga) dan Calendar of Event 2026 oleh Dispora Kota Bandung di Hotel Horison, dihadiri jajaran Pemkot, DPRD, dan komunitas olahraga.

satuspirit.my.id – Memasuki tahun 2026, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung memulai langkah dengan penuh optimisme. Momentum tersebut ditandai dengan peluncuran logo GASPOL (Gerakan Aktif, Sportif, Pemuda dan Olahraga) serta Calendar of Event (CoE) 2026 sebagai simbol gerakan baru yang lebih progresif dan terarah.

Dengan identitas baru ini, Dispora berharap raihan prestasi cabang olahraga Kota Bandung semakin meningkat. Tak hanya itu, generasi mudanya pun didorong menjadi lebih aktif, lebih berdaya, dan semakin “tancap gas” dalam menjalankan berbagai program strategis sepanjang 2026.

Peluncuran yang berlangsung di Hotel Horison, Selasa (11 Februari 2026), menjadi penanda babak baru kebijakan pembangunan kepemudaan dan olahraga yang lebih terukur serta kolaboratif. Kepala Dispora Kota Bandung, Sigit Iskandar, S.IP., M.M., menegaskan bahwa GASPOL bukan sekadar akronim, melainkan identitas gerakan kolektif seluruh elemen pemuda dan olahraga di Kota Bandung.

“Kalau lima tahun terakhir kita fokus ‘menggedor’ semangat melalui GEDOR, maka 2026 adalah momentum untuk ‘gaspol’. Aktif mencerminkan peran pemuda, dan sportif adalah marwah olahraga,” ujarnya.

Branding GASPOL sendiri dipilih melalui sayembara nasional yang diikuti 154 peserta sebagai suksesor jargon sebelumnya, GEDOR (Gerakan Edukasi Olahraga).

GASPOL sendiri dibangun di atas tiga pilar utama, yakni:

Sosialisasi, Edukasi, dan Pelatihan – penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Infrastruktur – peningkatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana olahraga.

Intensitas Event – menjadikan Bandung magnet kegiatan olahraga regional hingga nasional.

Sebagai landasan optimisme, Sigit memaparkan capaian tahun 2025 yang dinilai impresif. Sepanjang tahun tersebut, tercatat 169 event resmi yang mendatangkan sekitar 560.000 wisatawan ke Kota Bandung.

“Akumulasi length of stay mencapai 617 hari. Ini bukan hanya soal skor di lapangan, tapi juga okupansi hotel, kafe, hingga peningkatan PAD. Event olahraga adalah penggerak ekonomi kreatif,” tegasnya.

Anggota DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi atas peluncuran GASPOL. Ia menilai filosofi branding ini relevan dengan visi pembangunan pemuda yang inovatif dan sehat.

“Pemuda adalah wajah masa depan. Di tengah bonus demografi, mereka harus diarahkan pada aktivitas produktif agar terhindar dari penyakit sosial. GASPOL adalah simbol pergerakan cepat yang tetap berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Sekretaris Dispora Kota Bandung, Hendi Maulana Yusuf, menambahkan bahwa transisi ini bertujuan mendorong seluruh elemen kepemudaan bergerak lebih cepat dalam mencetak prestasi sekaligus menjawab tantangan zaman

CoE 2026, Agenda Terstruktur dan Inklusif

Selain peluncuran logo baru, Dispora juga memperkenalkan Calendar of Event (CoE) 2026 sebagai instrumen strategis yang memuat jadwal kegiatan olahraga secara terstruktur. Agenda ini diharapkan menjadi referensi bagi masyarakat, komunitas, mitra strategis, hingga wisatawan.

Dengan perencanaan yang sistematis, Dispora optimistis ekosistem olahraga Kota Bandung akan semakin inklusif dan berkelanjutan.

Peluncuran ditutup dengan prosesi visual motion graphic yang menandai dimulainya implementasi GASPOL secara menyeluruh. Turut hadir jajaran Pemerintah Kota Bandung, KNPI, KONI, PSSI, SOINA, NPCI, serta berbagai komunitas olahraga.

Dengan GASPOL, Bandung bersiap tancap gas bukan hanya untuk prestasi, tetapi juga untuk kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi kota.

(*)


Komentar