BLANTERORIONv101

SDIT Cahaya Qurani Tanamkan Empati Siswa Lewat Program Ramadan Berbagi

12 Maret 2026


Berbagi bersama sdit cahayaqurani
Siswa, guru, dan orang tua SDIT Cahaya Qurani Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat berfoto bersama sebelum kegiatan berbagi takjil kepada para pengendara dalam program Ramadan Berbagi yang digelar di depan sekolah.

Ringkasan Artikeli

SDIT Cahaya Qurani Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat rutin menggelar program Ramadan Berbagi sebagai upaya menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial kepada siswa sejak dini. Melalui kegiatan berbagi takjil, praktik zakat fitrah, serta berbagai program keagamaan lainnya, sekolah bersama orang tua siswa berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Satuspirit - Setiap datangnya bulan suci Ramadan, suasana kebersamaan terasa begitu kuat di lingkungan SDIT Cahaya Qurani yang berada di Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat. Tidak hanya menjalankan kegiatan belajar seperti biasa, sekolah ini juga secara konsisten menghadirkan berbagai program keagamaan yang bertujuan menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa.

Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Ramadan adalah program berbagi takjil kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas di sekitar lingkungan sekolah.

Ketua Yayasan Global Bina Generasi yang menaungi SDIT Cahaya Qurani, Haji Suhada, mengatakan kegiatan tersebut telah menjadi agenda tahunan yang selalu dilaksanakan setiap bulan Ramadan.

“Alhamdulillah setiap momentum Ramadan SDIT Cahaya Qurani selalu mengadakan kegiatan Ramadan berbagi, khususnya kepada masyarakat di sekitar sekolah,” ujarnya kepada redaksi, Rabu, 12 Maret 2026)

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari kebersamaan dan kerja sama antara pihak sekolah dengan para orang tua siswa yang selalu mendukung berbagai program yang dilaksanakan.

“Kegiatan ini tentunya tidak lepas dari kebersamaan dan kerja sama antara orang tua dan sekolah yang saling mendukung untuk kegiatan ini,” katanya.

Lebih jauh Haji Suhada menjelaskan, program Ramadan yang dilaksanakan di SDIT Cahaya Qurani tidak hanya sebatas kegiatan berbagi takjil. Sekolah juga menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan lainnya yang bertujuan membina karakter siswa sejak dini.

Salah satunya adalah kegiatan praktik pembayaran zakat fitrah yang dilakukan langsung oleh para siswa dengan bimbingan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) maupun guru tahfidz.

“Anak-anak juga kami ajarkan praktik langsung membayar zakat fitrah yang dibimbing oleh guru PAI atau guru tahfidz. Jadi mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkannya,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap para siswa dapat memahami makna ibadah secara langsung sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.

Selain itu, selama bulan Ramadan pihak sekolah juga memperbanyak kegiatan keagamaan agar para siswa dan orang tua dapat merasakan keberkahan bulan suci tersebut.

Saat ini SDIT Cahaya Qurani memiliki 13 kelas, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan Ramadan tidak semua kelas dilibatkan secara bersamaan. Namun  untuk kegiatan berbagi takjil, semua kelas mulai kelas 1 sampai kelas 6 dilibatkan.

“Meski jumlah murid cukup banyak, tapi untuk kegiatan berbagi ini kami melibatkan semua kelas yaitu kelas 1 sampai kelas 6,” ungkapnya.

Program Ramadan berbagi tersebut juga mendapat respon positif dari masyarakat sekitar. Banyak warga yang merasa terbantu dengan kegiatan yang dilakukan oleh sekolah bersama para orang tua siswa.

“Alhamdulillah respon dari masyarakat sangat luar biasa. Mereka merasa terbantu dengan program-program kegiatan di bulan Ramadan yang dilakukan oleh sekolah bekerja sama dengan para orang tua,” tuturnya.

Tidak hanya di bulan Ramadan, yayasan yang menaungi SDIT Cahaya Qurani juga secara rutin mengadakan kegiatan sosial lainnya, seperti program penyaluran zakat maupun kegiatan kurban pada Hari Raya Idul Adha.

Hal tersebut dilakukan agar keberadaan sekolah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap keberadaan SDIT Cahaya Qurani bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” kata Haji Suhada.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua siswa yang telah mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah, khususnya dalam program Ramadan berbagi.

“Terima kasih kepada para orang tua yang telah mendukung program sekolah dan mendukung anak-anaknya untuk ikut dalam kegiatan ini. Mudah-mudahan rezeki yang dikeluarkan oleh para orang tua menjadi berkah dan semakin diluaskan oleh Allah,” pungkasnya.

(*)


Komentar