![]() |
| Manajer tim Bandung BJB Tandamata, Asep Sukmana (tengah), Ketua Panitia Proliga Bandung Tachyan Hidayat (kiri) dan Wakil Direktur Proliga, Reginald Nelwan |
Ringkasan Artikel
Bandung BJB Tandamata siap tampil ganas saat menjadi tuan rumah seri Bandung Proliga 2026 di GOR Sabilulungan, Soreang. Bermodal evaluasi dari seri Medan dan dukungan penuh publik sendiri, tim asuhan Risco Herlambang menargetkan sapu bersih dua laga kandang demi mengamankan posisi menuju final four. Manajer tim Asep Sukmana menegaskan kesiapan skuad dan motivasi berlipat bermain di kandang, sementara panitia memastikan antusiasme volimania sangat tinggi dengan tiket laga yang nyaris sold out serta dukungan UMKM yang menambah semarak gelaran Proliga di Bandung.
satuspirit.my.id - Proliga 2026 resmi menyapa Kota Bandung. GOR Sabilulungan Voli Indoor, Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, akan menjadi pusat perhatian pecinta voli Tanah Air pada 22–25 Januari 2026. Sebagai tuan rumah, Bandung BJB Tandamata tentu akan tampil trengginas dan menawan membawa tekad kuat: menyapu bersih kemenangan di kandang sendiri.
Menatap rangkaian laga awal, performa srikandi Bandung BJB Tandamata menunjukkan tren positif. Dari empat pertandingan yang telah dilakoni, grafik permainan terus menanjak. Meski di seri Medan hasil yang diraih belum sepenuhnya ideal, menang meyakinkan 3-0 atas Medan Falcon namun harus mengakui keunggulan Jakarta Elektrik PLN lewat laga dramatis lima set 2-3, penampilan anak asuh Risco Herlambang tetap menunjukkan performa yang solid, dan grafik menanjak.
Kekalahan dari Jakarta Elektrik lebih kepada sejumlah faktor terlebih teknis, termasuk momentum pertandingan dan detail kecil di poin-poin krusial, menjadi catatan evaluasi. Namun hal tersebut justru menjadi bahan bakar motivasi jelang tampil di hadapan publik sendiri.
Bermain di kandang, aura optimisme kian terasa. Dukungan suporter dipastikan membirukan GOR Sabilulungan. Teriakan The Blue, sebutan suporter Bandung BJB Tandamata, siap menggema, menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil lebih agresif, lebih berani, dan lebih percaya diri.
Tantangan berat langsung menghadang. Bandung BJB Tandamata dijadwalkan menghadapi dua raksasa Proliga, Jakarta Pertamina Enduro selaku juara bertahan, serta Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, dua tim yang hingga seri Bandung tampil konsisten dan sulit ditaklukkan. Namun status lawan kuat tak membuat nyali surut. Justru di sinilah pembuktian sesungguhnya.
Laga pembuka seri Bandung akan mempertemukan Bandung BJB Tandamata kontra Jakarta Pertamina Enduro pada Kamis (22 Januari) pukul 19.00 WIB. Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi di skuad Pertamina Enduro menjadi ancaman tersendiri. Ditopang pemain-pemain lokal berpengalaman serta dua legiun asing yang agresif di depan net, sang juara bertahan jelas ancaman yang berbahaya.
Meski demikian, Bandung BJB Tandamata telah menyiapkan racikan jitu untuk taklukan sang juara bertahan dengan meminimalkan kesalahan sendiri, menjaga kualitas receive, serta menghadirkan variasi serangan yang stabil akan menjadi pembeda. Harapan besar juga bertumpu pada dua pemain asing, Anastasia Guerra dan Sonaly Chidrao, yang performanya terus menunjukkan peningkatan signifikan. Dukungan pemain lokal yang tampil semakin matang diyakini akan membuat permainan Bandung BJB Tandamata lebih hidup dan berenergi.
Atmosfer kandang menjadi modal besar. Berdasarkan informasi saat konferensi pers, tiket pertandingan telah terjual sekitar 80 persen dari kapasitas 5.000 penonton. Angka tersebut menjadi sinyal kuat betapa besar antusiasme publik Bandung, sekaligus tanggung jawab moral bagi tim untuk memberikan penampilan terbaik.
Target pun jelas dan tegas. Dua laga kandang harus disapu bersih dengan kemenangan. Bukan sekadar ambisi, tetapi tekad bersama seluruh tim untuk mengamankan poin maksimal, menjaga peluang menuju final four, sekaligus mengirim pesan kuat bahwa Bandung adalah kandang yang angker bagi lawan.
Kini tinggal satu hal yang menentukan: bagaimana seluruh rencana, optimisme, dan dukungan publik itu diterjemahkan di lapangan. Jika mampu bermain lepas, disiplin, dan penuh determinasi, Bandung BJB Tandamata punya semua modal untuk menjadikan seri Bandung neraka bagi dua lawannya tersebut.
Manager Bandung BJB Tandamata, Asep Sukmana, merasakan juga aura optimisme tim.
Sang Manager, menegaskan bahwa skuadnya dalam kondisi siap tempur. Evaluasi dari seri sebelumnya di Medan telah dilakukan guna memastikan performa tim tetap stabil saat menjamu lawan-lawannya di Bandung.
"Kami memiliki motivasi berlipat bermain di rumah sendiri. Target kami jelas, ingin sapu bersih dua laga kandang ini demi mengamankan posisi di klasemen. Selain prestasi di lapangan, kami juga berkomitmen untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh tim tamu dan penonton yang hadir," ujar Asep Sukmana dalam jumpa pers, Rabu (21 Januari 2026), di Hotel Naripan, Kota Bandung
Senada dengan manajer tim, ketua panitia, Tachyan Hidayat, menjelaskan bahwa manajemen bjb Tandamata memiliki peta jalan yang realistis namun ambisius untuk musim 2026 ini. Ia menekankan pentingnya konsistensi di setiap fase kompetisi.
"Fokus utama kami saat ini adalah mengamankan tiket final four terlebih dahulu. Kami tidak ingin terburu-buru. Setelah posisi empat besar aman, barulah kami akan memikirkan strategi untuk tampil di final dan kembali merengkuh gelar juara," kata Tahyan.
Sementara itu, Wakil Direktur Proliga, Reginald Nelwan, berharap penyelenggaraan seri Bandung ini akan semakin menarik.
"Hampir semua tim sudah diperkuat dua pemain asing. Hanya Jakarta Garuda Jaya yang belum diperkuat pemain asing. Mudah-mudahan pekan depan sudah ada pemain asingnya," ujar Regi.
Antusiasme volimania jelang seri Bandung pun terbilang luar biasa. Meski harga tiket yang ditetapkan panitia tergolong premium, minat penonton justru sangat tinggi, baik dari Kota Bandung maupun luar daerah. Tiket kategori Reguler dibanderol Rp125.000, VIP Rp250.000, sementara VVIP dikhususkan untuk tamu undangan. Bahkan, panitia memastikan tiket sudah sold out untuk laga pertama dan diprediksi akan habis hingga pertandingan terakhir pada Minggu nanti.



Social Media