BLANTERORIONv101

Dari Pedagang untuk Pedagang, Forum PSU Alam Sanggar Indah Tebar Kepedulian kepada Delapan Pedagang

30 Mei 2026
Forum psu alam sanggar
Dari Pedagang untuk Pedagang, Forum PSU Alam Sangger Indah Tebar Kepedulian kepada Delapan Pedagang

Satuspirit – Semangat kebersamaan dan kepedulian kembali ditunjukkan Forum PSU Alam Sanggar Indah (ASI). Usai salat Magrib, Sabtu (30 Mei 2026), jajaran pengurus forum bergerak menyambangi para pedagang di lingkungan ASI untuk menyerahkan bantuan sembako dan santunan uang tunai kepada delapan pedagang.

Kegiatan sosial tersebut bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan menjadi bukti nyata bahwa dana retribusi yang selama ini dikumpulkan dari para pedagang benar-benar kembali untuk kepentingan pedagang dan lingkungan.

Salah satu penerima santunan adalah Wendi, pedagang yang tengah berduka setelah kehilangan orang tuanya. Kehadiran pengurus forum membawa bukan hanya bantuan materi, tetapi juga dukungan moral dan rasa kekeluargaan di tengah masa sulit yang sedang dihadapi.

Ketua Forum PSU Alam Sanggar Indah, Arif Mulyawan, menjelaskan bahwa forum terus berupaya menata lingkungan secara transparan dan terarah. Menurutnya, salah satu perubahan yang paling dirasakan saat ini adalah pengelolaan dana retribusi yang semakin jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Yang penting sekarang semuanya tertib. Dananya jelas, penggunaannya jelas dan ada laporannya. Alhamdulillah sekarang pengurus forum memiliki perhatian terhadap lingkungan sehingga retribusi yang terkumpul bisa dirasakan manfaatnya oleh warga maupun pedagang," ujarnya.

Arif menuturkan, selama ini Forum PSU tidak hanya mengurus persoalan pedagang, tetapi juga berupaya memperbaiki berbagai fasilitas lingkungan. Mulai dari penerangan jalan umum (PJU), perawatan jalan lingkungan, saluran air hingga penanganan banjir yang kerap menjadi persoalan warga.

Menurutnya, proposal pengelolaan PJU telah diajukan dan saat ini masih menunggu tindak lanjut dari instansi terkait. Jika nantinya penerangan jalan sudah dikelola pemerintah, dana yang selama ini digunakan untuk PJU akan dialihkan untuk kebutuhan lingkungan lainnya.

"Kalau PJU sudah ditangani pemerintah, dana itu bisa dialokasikan untuk perbaikan paving blok, saluran air, maupun kebutuhan lingkungan lainnya. Semua akan dibahas bersama demi kepentingan warga," katanya.

Lebih jauh, Arif menegaskan keberadaan forum saat ini berupaya menyatukan berbagai elemen masyarakat yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri.

"Kita ingin menyatukan pandangan. Alam Sanggar Indah ini mau dibawa ke mana ke depannya. Tidak mungkin forum bekerja sendiri. Harus ada kolaborasi dengan warga, RT, RW, dan semua unsur masyarakat agar kepedulian terhadap lingkungan semakin meningkat," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Forum PSU Alam Sanggar Indah, Sertu TNI AU Asep Misdiantoro, menjelaskan bahwa program santunan kepada pedagang merupakan agenda rutin yang berasal dari dana retribusi para pedagang sendiri.

Menurutnya, para pedagang yang menggunakan fasilitas penerangan dari forum dikenakan kontribusi sebesar Rp5.000. Dana tersebut kemudian dikelola untuk kebutuhan operasional penerangan sekaligus kegiatan sosial bagi para pedagang.

"Prinsipnya dari pedagang, oleh pedagang, dan untuk pedagang. Setiap tiga bulan kami memberikan paket sembako. Selain itu jika ada pedagang atau keluarga pedagang yang sakit maupun meninggal dunia, forum juga memberikan bantuan sosial," jelasnya.

Asep berharap ke depan para pedagang tidak lagi berjualan di bahu jalan, melainkan memiliki tempat usaha yang lebih representatif dan nyaman.

"Mudah-mudahan ke depan para pedagang bisa mendapatkan fasilitas yang lebih layak. Saat ini memang masih berjualan di pinggir jalan, tetapi harapannya nanti ada penataan yang lebih baik sehingga aktivitas ekonomi mereka semakin berkembang," katanya.

Manfaat keberadaan forum juga dirasakan langsung para pedagang. Reno Febriansyah, salah seorang pedagang batagor di kawasan ASI, mengaku perubahan lingkungan mulai terasa sejak forum aktif melakukan berbagai kegiatan penataan.

"Alhamdulillah sekarang lebih terasa manfaatnya. Lingkungan lebih aman, lebih tertib, dan anak-anak muda yang dulu sering nongkrong tidak jelas sekarang sudah berkurang. Suasananya jadi lebih nyaman," ujarnya.

Ia berharap ke depan fasilitas umum di kawasan Alam Sanggar Indah semakin diperbaiki sehingga mampu menarik lebih banyak pengunjung dan berdampak pada peningkatan pendapatan para pedagang.

"Kami berharap fasilitas taman dan lingkungan bisa terus ditingkatkan. Kalau tempatnya makin bagus dan nyaman, tentu pengunjung juga akan semakin banyak datang ke sini," katanya.

Melalui kegiatan santunan tersebut, Forum PSU Alam Sanggar Indah menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Bantuan yang diberikan mungkin tidak besar, namun kehadiran dan perhatian yang diberikan menjadi bukti bahwa kebersamaan tetap menjadi modal utama dalam membangun lingkungan yang lebih baik.

(*)

Komentar