Satuspirit – Program penguatan literasi LingKaRaN (Literasi Keliling Kreatif, Atraktif, dan Menarik) yang digagas oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bandung Barat kembali menyapa para pelajar. Kali ini kegiatan berlangsung di SMKN 1 Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis (30/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 200 siswa kelas X dan XI. Acara dilaksanakan di ruang kelas yang disulap menjadi aula sementara, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan literasi dengan nyaman dan penuh semangat.
Program LingKaRaN merupakan salah satu upaya meningkatkan budaya membaca dan literasi di kalangan pelajar melalui kegiatan yang kreatif, atraktif, dan menyenangkan. Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya diajak membaca, tetapi juga mengikuti berbagai aktivitas interaktif seperti ice breaking, motivasi literasi, tayangan video inspiratif, serta permainan edukatif yang berkaitan dengan literasi.
Pada kesempatan tersebut, sambutan disampaikan oleh Wakasek Hubungan Industri SMKN 1 Cipongkor, Bapak Budi Supriadin, S.T. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penguatan literasi ini dan berharap program seperti LingKaRaN dapat terus dilaksanakan untuk menumbuhkan minat baca serta semangat belajar siswa.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan literasi seperti ini. Semoga program LingKaRaN dapat terus memberikan motivasi kepada para siswa untuk gemar membaca dan meningkatkan wawasan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perpustakaan SMKN 1 Cipongkor, Ibu Ayudya, menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan LingKaRaN berlangsung dengan sangat menarik dan mampu membangun suasana belajar yang menyenangkan.
“Kegiatan Lingkaran Literasi kemarin sangat seru, menarik, dan interaktif. Pak Budi mampu membangun suasana yang menyenangkan sehingga siswa terlihat antusias dan berani terlibat selama kegiatan berlangsung. Penyampaian materi juga terasa hangat dan komunikatif, sehingga menjadi pengalaman literasi yang positif bagi siswa kami,” ungkapnya.
Ia juga memberikan masukan agar ke depan kegiatan serupa dapat lebih diperkaya dengan aktivitas literasi yang lebih mendalam.
“Sebagai saran, jika memungkinkan materi inti literasinya diperpanjang sedikit dan ditambah aktivitas kelompok sederhana seperti tantangan membaca atau membuat cerita bersama agar pengalaman literasi lebih terasa dan semakin berkesan bagi siswa,” tambahnya.
Melalui program LingKaRaN, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bandung Barat berharap dapat terus menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah, serta menjadikan kegiatan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan bagi para siswa.
Program ini juga menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, dan berwawasan luas melalui budaya literasi di Kabupaten Bandung Barat.
(Redaksi)


Social Media