![]() |
Satuspirit – Literasi tidak selalu harus berlangsung dalam suasana serius dan penuh teori. Di SMP Negeri 2 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, kegiatan literasi justru dikemas secara ceria, komunikatif, dan penuh semangat.
Melalui kegiatan LINGKARAN (Literasi, Kreatif, Atraktif, Menarik). para siswa diajak kembali mengenal pentingnya membaca sekaligus membangun motivasi untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.
Kegiatan yang merupakan kolaborasi Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bandung Barat bersama SMP Negeri 2 Cihampelas tersebut berlangsung di halaman sekolah, Jumat (7 Agustus 2026), mulai sekitar pukul 07.00 WIB.
Siswa kelas 1 dan kelas 9 menjadi bagian dari audiens dalam kegiatan tersebut. Sejak awal acara, suasana terlihat cukup meriah. Para guru turut mendampingi dan memberikan dukungan sehingga para siswa lebih antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Hadir sebagai narasumber, Budiman Santosa, S.I.Pust., S.Pd., dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bandung Barat, yang akrab disapa Budi Kolecer.
Dengan dukungan layar smart tv berukuran besar, materi yang disampaikan menjadi lebih mudah dipahami para siswa. Mereka terlihat memperhatikan, bahkan sebagian siswa tampak sibuk mencatat berbagai poin yang dianggap penting.
Literasi Itu Asik
Pesan tentang pentingnya membaca disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan dunia anak dan remaja.
Sesekali suasana dibuat lebih hidup melalui ice breaking, yel-yel, hingga mars literasi. Cara tersebut membuat kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam itu terasa singkat, tetapi tetap meninggalkan pesan yang cukup kuat.
Puncaknya, para siswa diajak mengikuti kuis berkaitan dengan materi yang telah disampaikan.
Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan doorprize berupa alat tulis maupun buku yang tentunya sangat berkaitan dengan dunia belajar mereka.
Keceriaan pun semakin terlihat ketika satu per satu siswa dipanggil untuk menjawab pertanyaan.
Di sinilah pesan literasi terasa lebih hidup.
Membaca tidak hanya diposisikan sebagai kewajiban sekolah, tetapi sebagai aktivitas yang menyenangkan dan memiliki manfaat besar bagi masa depan mereka.
Guru: Literasi Dikemas Menarik dan Dekat dengan Siswa
Antusiasme siswa juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah.
Dina Maryani, S.Pd., salah seorang guru SMP Negeri 2 Cihampelas, menilai kegiatan LINGKARAN yang dihadirkan Tim Literasi Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bandung Barat memberikan kesan positif bagi seluruh warga sekolah.
Menurutnya, meskipun waktu pelaksanaan relatif singkat, kegiatan tersebut mampu membuat para siswa antusias mengikuti setiap rangkaian acara.
"Walaupun waktu yang tersedia sangat singkat, kegiatan LINGKARAN dari Tim Literasi Perpusda KBB memberikan kesan yang sangat positif bagi seluruh warga SMP Negeri 2 Cihampelas. Anak-anak terlihat sangat antusias dan semangat dalam mengikuti setiap rangkaian acara," ujar Dina.
Suasana semakin hidup dengan adanya berbagai kegiatan pendukung, mulai dari permainan, doorprize, musik hingga bernyanyi bersama.
Dina menilai pendekatan seperti itu menjadi salah satu cara efektif untuk membuat literasi tidak terasa membosankan.
"Kegiatan ini berhasil membuat literasi terasa tidak membosankan, justru menarik, kreatif, dan dekat dengan siswa. Kami merasa bersyukur karena budaya membaca dan belajar bisa dikemas dengan cara yang atraktif sehingga anak-anak semakin cinta literasi," katanya.
Bagi pihak sekolah, kegiatan seperti ini bukan sekadar acara seremonial. Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pemantik agar budaya membaca dan belajar semakin tumbuh di lingkungan sekolah.
Dina berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan dan dikembangkan dengan materi yang lebih mendalam.
Terutama, materi yang berkaitan dengan penguatan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis yang sangat dibutuhkan siswa di tengah perkembangan informasi saat ini.
"Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan. Kami berharap materi yang diberikan bisa lebih mendalam dan lebih inspiratif, khususnya yang berkaitan dengan penguatan literasi membaca, menulis, dan berpikir kritis di SMP Negeri 2 Cihampelas," tuturnya.
Ia juga berharap kolaborasi antara Tim Literasi LINGKARAN dari Perpusda KBB dan Tim Literasi SMPN 2 Cihampelas dapat terus diperkuat.
"Besar harapan kami Tim Literasi LINGKARAN dari Perpusda KBB dapat kembali hadir dengan program yang lebih luas dan kolaborasi yang lebih erat bersama Tim Literasi SMPN 2 Cihampelas," tambah Dina.
Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bandung Barat yang telah berbagi ilmu, semangat, dan keceriaan kepada para siswa.
"Membaca Itu Gerbangnya Ilmu"
Semangat yang sama juga dirasakan para siswa.
Salah seorang siswi kelas 9, Deniza, mengaku senang mengikuti kegiatan Berliterasi Ceria tersebut. Baginya, kegiatan seperti ini mampu memberikan semangat baru untuk kembali rajin membaca.
"Bagus ya acaranya. Senang bisa menjadi semangat lagi untuk membaca, untuk giat lagi membaca. Karena memang membaca itu gerbangnya ilmu untuk mencapai cita-cita," ujar Deniza usai kegiatan.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada satu kesempatan saja.
"Semoga acara ini sering dilaksanakan di SMP Negeri 2 Cihampelas," harapnya.
Harapan sederhana seorang siswa tersebut sebenarnya menjadi pesan penting dari kegiatan LINGKARAN.
Sebab membangun budaya membaca tidak cukup hanya dengan meminta siswa membuka buku. Mereka juga membutuhkan lingkungan yang mampu membuat membaca terasa menyenangkan, memberikan inspirasi, serta menunjukkan bahwa pengetahuan yang diperoleh dari membaca memiliki hubungan dengan masa depan mereka.
Dan pagi itu, halaman SMP Negeri 2 Cihampelas menjadi ruang kecil tempat pesan tersebut disampaikan.
Buku, pulpen, layar LED, kuis, ice breaking, yel-yel, musik dan semangat para siswa berpadu menjadi satu.
Literasi pun tidak lagi terasa sebagai kegiatan yang membosankan. Ia hadir sebagai sebuah keceriaan.
Seperti pesan yang disampaikan Dina Maryani, S.Pd.:
"Jadikan literasi sebagai kebiasaan, karena dengan membaca kita membuka jendela dunia."
Kalimat sederhana itu mungkin menjadi inti dari seluruh kegiatan LINGKARAN di SMPN 2 Cihampelas.
Sebab ketika membaca telah menjadi kebiasaan, ilmu akan terus bertambah. Dan ketika ilmu bertambah, jalan menuju cita-cita pun semakin terbuka.
(*)



Social Media