![]() |
| Turnamen futsal se Perum ASI, tingkat SD resmi bergulir, 23 tim memperebutkan gelar juara. |
SATUSPIRIT – Turnamen futsal tingkat SD se-Perum Alam Sanggar Indah resmi bergulir. Kompetisi yang diikuti 23 tim tersebut dibuka langsung oleh Ketua Forum Perum Alam Sanggar Indah, Arief Mulyawan, bersama jajaran forum di Alun-Alun Perum Alam Sanggar Indah, desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (3 September 2026).
Pembukaan ditandai dengan tendangan pertama oleh Ketua Forum Arief Mulyawan.
Turnamen ini menggunakan sistem gugur, dengan pertandingan dijadwalkan berlangsung setiap Sabtu dan Minggu.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan hobi dan bakat bermain sepak bola sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.
Ketua Forum Perum Alam Sanggar Indah, Arief Mulyawan, mengatakan olahraga menjadi salah satu cara positif untuk menyalurkan bakat dan keinginan anak-anak.
“Kita coba salurkan hobi dan bakatnya di arena pertandingan ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak forum yang luar biasa, sehingga olahraga ini bisa menjadi wadah untuk menyalurkan bakat dan keinginan anak-anak dengan cara yang sehat,” ujar Arief.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengutamakan sportivitas dan tidak bermain secara kasar.
“Jangan bermain kasar, karena tujuan kita adalah silaturahmi se-Alam Sanggar Indah. Pesan saya satu, jaga silaturahmi dan jaga sportivitas,” katanya.
Menurut Arief, turnamen ini diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin yang digelar setiap tahun.
Ketua Pelaksana, Sertu TNI AU Asep Misdiantoro, mengatakan turnamen tersebut sejak awal memang diarahkan untuk memberikan ruang bagi anak-anak agar dapat bermain dengan gembira.
“Tujuan forum mengadakan turnamen ini yang utamanya adalah silaturahmi. Yang kedua, kita ingin melihat anak-anak kita bermain bola dengan gembira, riang, tanpa adanya beban,” ujar Asep.
Ia berharap keberadaan lapangan tersebut dapat memberikan kesenangan bagi anak-anak sekaligus menjadi ruang bertemunya para orang tua.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi tahunan. Kita ingin anak-anak mendapatkan kesenangan, sekaligus terjalin silaturahmi antara anak dan juga orang tua,” katanya.
Dalam pembukaan tersebut, panitia juga menyampaikan sejumlah aturan pertandingan yang wajib dipahami oleh peserta dan official.
Setiap tim menurunkan lima pemain di lapangan, terdiri dari empat pemain dan satu penjaga gawang, dengan maksimal empat pemain cadangan.
Pergantian pemain bersifat bebas dan dapat dilakukan kapan saja sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia.
Setiap pertandingan berlangsung selama 15 menit dengan waktu berjalan, sementara waktu istirahat diberikan selama tujuh menit.
Masing-masing tim juga mendapatkan satu kali time out selama satu menit di setiap babak.
Panitia turut mengatur mekanisme pergantian penjaga gawang serta sejumlah aturan permainan futsal lainnya, termasuk kick-off, tendangan ke dalam, lemparan/bola dari penjaga gawang, batas waktu penguasaan bola oleh kiper, dan tendangan sudut.
Asep meminta seluruh peserta memahami aturan tersebut agar pertandingan berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan di luar lapangan.
“Ini anak-anak kita. Biarkan mereka bermain. Ada wasit dan ada pengawasnya. Kalau ada persoalan, diselesaikan di lapangan dan jangan sampai berkepanjangan,” tegasnya.
Panitia menyiapkan hadiah bagi para juara dengan rincian:
Juara 1: Rp750.000 + trofi
Juara 2: Rp500.000 + trofi
Juara 3: Rp350.000 + trofi
Juara 4: Rp200.000 + trofi
Selain hadiah tim, panitia juga menyediakan penghargaan individu untuk kategori:
Top Skor
Kiper Terbaik
Pemain Terbaik
UMKM Ikut Meramaikan
Pelaksanaan turnamen juga melibatkan para pelaku UMKM di lingkungan Perum Alam Sanggar Indah.
Kehadiran UMKM membuat suasana pertandingan tidak hanya menjadi arena olahraga, tetapi juga memberikan ruang bagi warga untuk menjalankan aktivitas ekonomi selama turnamen berlangsung.
Tim Mawar 1 Siap Cari Pengalaman
Salah satu peserta, Andri, pelatih tim dari Cluster Mawar 1, menyambut positif penyelenggaraan turnamen tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti ini bagus jika dapat terus dilaksanakan setiap tahun.
“Bagus, acara forum ini mantap. Semoga setiap tahun ada. Sekarang untuk SD, nanti ke depan bisa dibuat untuk SMP sampai umum,” ujar Andri.
Tim yang ditanganinya berisi sembilan pemain. Persiapan mereka relatif singkat karena baru melakukan persiapan sekitar dua minggu di Lapangan Mawar.
“Persiapannya mendadak, cuma dua minggu. Kami latihan di Lapangan Mawar. Tidak ada seleksi karena pemainnya juga sedikit,” katanya.
Komposisi pemainnya pun berasal dari berbagai kelas, mulai dari kelas 4 hingga kelas 6 SD.
Andri mengatakan timnya membawa target realistis, yakni memberikan pengalaman bertanding kepada anak-anak.
Ia menyebut timnya telah meraih dua kemenangan dalam pertandingan yang dijalani dan berharap hasil tersebut dapat menjadi tambahan motivasi.
“Optimisme harus ada. Yang penting anak-anak mendapatkan pengalaman,” ujarnya.
Antusiasme warga terlihat sejak pertandingan perdana.
Laga yang mempertemukan Tim Azalea dan Tim Cemara B dipadati suporter dari kedua tim. Orang tua dan warga turut memberikan dukungan dari pinggir lapangan, membuat suasana turnamen semakin meriah.
Di lada perdana Cemara B, tumbangkan Azalea dengan skor 4-1. Dengan demikian tim Azalea gagal berkiprah lebih lanjut di turnamen tersebut.
Dengan melibatkan anak-anak, orang tua, warga, hingga pelaku UMKM, turnamen futsal ini diharapkan bukan hanya menghasilkan kompetisi yang sportif, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh warga Perum Alam Sanggar Indah.
Reporter/Editor: Restu Nugraha
(*)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar