BLANTERORIONv101

Disaksikan SBY, Jakarta LavAni Livin Transmedia Tumbangkan Medan Falcon 3-1 di Proliga 2026

22 Januari 2026

 

Lavani Proliga 2026
Boy Arnez, Outside hitter LavAni Livin Transmedia, sedang melancarkan spike tajam yang diblok lawannya Falcons Tirta Bhagasasi.
(Foto Proliga 2026)

satuspirit.my.id - Tampil di hadapan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jakarta LavAni Livin Transmedia sukses membungkam Falcon Tirta Bhagasasi dengan skor 3-1 (25-19, 22-25, 31-29, 25-20), dalam lanjutan Proliga 2026. Kehadiran SBY di tribun kehormatan terbukti mampu memompa semangat para pemain LavAni yang bermarkas di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Bermain di GOR Sabilulungan Voli Indoor, Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (22 Januari 2026), LavAni tampil lebih dominan sepanjang laga. Kesangaran lini serang dan disiplin pertahanan membuat perlawanan  Falcons akhirnya terhenti. Kemenangan ini kembali menegaskan status LavAni sebagai salah satu kekuatan utama Proliga musim ini.

Meski demikian, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Medan Falcons Tirta Bhagasasi yang hanya diperkuat satu pemain asing mampu memberikan perlawanan sengit dan bertensi tinggi. Beberapa kali pertahanan LavAni dibuat kerepotan oleh serangan cepat lawan.

Kapten tim LavAni, Dio Zulfikri, tampil spartan. Ia harus jatuh bangun menyelamatkan bola dan meracik umpan-umpan matang kepada para juru gedor, baik yang berposisi opposite, outside hitter, maupun middle blocker. Di sisi lain, Medan Falcon juga menunjukkan performa solid yang sempat membuat jantung pertahanan LavAni Livin Transmedia berdegup kencang.

Namun, pengalaman, kedalaman skuad, dan ketenangan LavAni di poin-poin krusial akhirnya menjadi pembeda dan memastikan kemenangan tetap berada di tangan tim milik SBY tersebut.

​Pertandingan Berlangsung Seru dan Ketat

Mengawali laga, LavAni, menurunkan kekuatan penuh lewat Hendra Kurniawan, Boy Arnes, Dio Zulfikri, serta duet legiun asing Taylor Sander dan Nato Dickinson. 

Di sisi lain, Falcons Tirta Bhagasasi yang dimotori Fahri Septian dan Leosbel Mendes memberikan perlawanan sengit. Skor saling mengejar dari 7-7 hingga 14-14. Momentum LavAni datang saat memasuki angka 20-16. Meski Leosbel Mendes berulangkali melepaskan spike tajam, kokohnya blok Hendra Kurniawan dkk memastikan kemenangan set pertama dengan 25-19.

Memasuki set kedua, tensi permainan meningkat. LavAni sempat tertinggal 5-7 sebelum menyamakan kedudukan 7-7. Pertarungan kembali alot hingga menyentuh angka 14-14. Namun, Falcons mulai menjauh lewat aksi impresif Fahri Septian dan Leosbel Mendes yang membawa timnya memimpin 22-18. Upaya rotasi David Lee dengan memasukkan Dafa dan Jassen belum mampu mengejar ketertinggalan. Falcons menutup set kedua dengan 25-22, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Set ketiga menjadi puncak ketegangan di GOR Jalak Harupat. Falcons sempat memimpin 3-1, namun LavAni membalikkan keadaan menjadi 8-5. Laga semakin memanas saat Leosbel Mendes membawa Falcons menyamakan kedudukan 11-11 bahkan unggul 18-14. Tak menyerah, LavAni perlahan bangkit dan menyamakan angka 20-20. Drama terjadi di akhir set saat kedua tim saling kejar poin. Setelah melewati enam kali deuce yang mendebarkan, Jakarta LavAni akhirnya mengunci set marathon ini dengan skor 31-29.

​Set keempat, Falcons mencoba menggebrak dan unggul cepat 5-1 di awal set. Namun, kematangan mental Boy Arnes, Taylor Sander, dan Nato Dickinson berbicara banyak. Mereka menyamakan kedudukan 7-7 dan berbalik unggul 13-10 melalui serangan variatif. Meski kedua tim sempat diwarnai banyak error di penghujung laga, LavAni tetap menjaga jarak 21-17 sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 25-20.

Usai laga pelatih Falcons Tirta Bhagasasi Ariyanto Joko Sutrisno mengatakan, kekalahan hari ini hanya masalah keberuntungan saja, "Kami sudah berusaha maksimal, bahkan di set ketiga kami kalah melalui deuce beberapa kali," ujarnya. Ia mengakui, setelah kalah di set ketiga, sebenarnya permainan anak asuhnya masih bisa mengimbangi, "Setelah itu, kami harus mengakui anak-anak banyak melakukan kesalahan sendiri. Dan kami perlu memperbaiki cover attack, ketenangan pemain saat unggul," tukasnya. 

Sementara salah satu pemain Tirta Bhagasasi Bagus Wahyu, mengakui pertarungan di Proliga perlu persiapan matang. "Kami sebenarnya sudah melakukannya, tapi seperti yang dikatakan coach Ariyanto, belum beruntung," kata Bagus Wahyu.

Sementara asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni mengakui bahwa hasil pertandingan  hari ini belum puas, "Masalahnya semua pemain di bawah performa terbaiknya, termasuk pemain asing," kata Erwin.

Ia dan jajaran pelatih juga akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk receive, servis, dan juga blok," katanya.

Salah satu pemain LavAni Dafa mengatakan, permainan timnya hari ini cukup baik. "Kami selalu enjoy dalam pertandingan, dan Alhamdulillah hari ini kami bisa memenangkan pertandingan," ujarnya.

(*)

Komentar