BLANTERORIONv101

SPPG Cipatik 013 Resmi Beroperasi, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis di Cihampelas

14 Januari 2026

Suasana peresmian SPPG Cipatik Cihampelas 013 di bawah naungan Yayasan TNI Angkatan Udara “Adi Upaya”, ditandai dengan potong tumpeng sebagai simbol dimulainya operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (14 Januari 2026).


satuspirit.my.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat di Kabupaten Bandung Barat melalui kehadiran Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cipatik, Kecamatan Cihampelas. Dapur ini diharapkan mampu menjadi ujung tombak pemenuhan gizi bagi ribuan kelompok penerima manfaat, mulai dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga pelajar.

Kepala SPPG Cipatik Cihampelas, Naufal Herawan, menegaskan bahwa keberadaan dapur MBG tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor agar tujuan program nasional ini benar-benar tercapai.

“Sebagai pembuka ke depan, kami berharap bisa terus menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, TNI–Polri, dan seluruh unsur terkait, termasuk pengelola dapur, agar tujuan Program Makan Bergizi Gratis ini bisa benar-benar tercapai,” ujar Naufal.

Menurutnya, jumlah kelompok penerima manfaat (KPM) yang dilayani Dapur SPPG Cipatik mencapai 2.633 orang. Mereka terdiri dari berbagai kelompok rentan yang membutuhkan asupan gizi berkualitas secara berkelanjutan.

“Rinciannya, balita sebanyak 93 orang, ibu hamil 64 orang, dan ibu menyusui 75 orang. Selebihnya merupakan anak-anak sekolah yang menjadi sasaran utama program MBG,” jelasnya.

Selain fokus pada penerima manfaat, pengelolaan dapur SPPG juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

“Untuk tenaga kerja yang terlibat langsung di dapur, saat ini ada 47 orang. Itu belum termasuk petugas kebersihan, ahli gizi, dan tenaga pendukung lainnya seperti akuntan,” kata Naufal.

Ia menambahkan, kehadiran dapur MBG di wilayah Cipatik diharapkan mampu memastikan kualitas gizi masyarakat, khususnya kelompok B3 (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui) serta peserta didik, sesuai dengan tujuan utama program tersebut.

“Harapan kami yang utama tentu pemenuhan gizi, baik untuk kelompok B3 maupun anak-anak sekolah, sesuai dengan tujuan diadakannya program MBG,” ujarnya.

Meski secara konsep pelaksanaan MBG hampir seragam di setiap daerah, Dapur SPPG Cipatik berupaya melakukan penyesuaian agar program ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat setempat.

“Secara umum tidak ada perbedaan dengan dapur MBG lainnya, tetapi kami berupaya menyesuaikan menu dengan selera masyarakat lokal agar bisa diterima dengan baik oleh anak-anak maupun penerima manfaat,” tandasnya.

SPPG Cipatik 013 sendiri berada di bawah naungan Yayasan TNI Angkatan Udara Adi Upaya. Dapur MBG ini secara resmi diresmikan pada Rabu, 14 Januari 2026, oleh Komandan Lanud Husein Sastranegara Marsekal Pertama TNI MD Irman Fathurrahman, S.E., M.M. sebagai bentuk dukungan nyata TNI AU terhadap program nasional pemenuhan gizi masyarakat.

Dalam peresmian tersebut turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung Barat sekaligus Ketua Satgas MBG KBB, Faujan Azima S.Sos., M.H., Kepala Dinas Teritorial Lanud Husein Sastranegara Letkol Pas Doktor Rudiyanto Dahlan, S.T., M.I. Pol, M.A., Kepala Cabang Bank BJB Dago Kota Bandung Indra Muhammad, serta tamu undangan lainnya dari jajaran Forkopimcam Cihampelas.

Kehadiran berbagai unsur pemerintah daerah, TNI AU, perbankan, hingga aparat kewilayahan tersebut menjadi penegasan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis melalui SPPG Cipatik Cihampelas tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi semata, tetapi juga dijalankan secara kolaboratif, akuntabel, dan berkelanjutan demi mendukung terwujudnya generasi sehat dan berkualitas di Kabupaten Bandung Barat.

Sebagai penutup rangkaian peresmian, acara dilanjutkan dengan gunting pita oleh Marsekal Pertama TNI MD Irman Faturahman, menandai resminya operasional SPPG Cipatik, Setelah itu, dilakukan potong tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas diresmikannya dapur MBG tersebut.

Tak hanya seremoni, kegiatan juga diisi dengan santunan kepada anak yatim yang berasal dari lingkungan sekitar. Momen ini menjadi simbol bahwa kehadiran SPPG Cipatik Plus tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi, tetapi juga membawa nilai kepedulian sosial dan kebersamaan bagi masyarakat setempat.

Dengan diresmikannya SPPG Cipatik, diharapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, serta memberi manfaat nyata bagi anak-anak sekolah, kelompok rentan, dan masyarakat di wilayah Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.

(*)


Komentar