Satuspirit – Suasana meriah menyelimuti halaman SMP dan SMK Mahardika, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26 Juni 2026). Sekolah menggelar kegiatan Demo Masak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipadukan dengan edukasi gizi, pentas seni, serta hiburan bagi para siswa.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Batujajar, jajaran sekolah, mitra penyedia Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.
Sebelum demo masak dimulai, para siswa SMP dan SMK Mahardika menampilkan berbagai pertunjukan seni. Mulai dari tari tradisional, jaipongan yang dipadukan dengan musik modern, hingga beragam penampilan kreatif lainnya yang sukses menghibur para tamu.
Kepala SMP Mahardika, Mamat Rahmatulloh, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan sekolah menyambut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang dijadwalkan mulai berjalan pada tahun ajaran baru.
"Alhamdulillah kegiatan hari ini didukung penuh oleh SPPG Bandung Barat. Mulai tanggal 13 Juli nanti siswa SMP maupun SMK akan mulai menerima program makan bergizi. Mudah-mudahan program pemerintah ini mampu meningkatkan gizi anak-anak sehingga mereka belajar lebih sehat dan berprestasi," ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala SMK Mahardika, Nia Herdiani, S.E., M.Pd., berharap sinergi antara sekolah dan mitra SPPG dapat terus berjalan baik sehingga program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para peserta didik.
Pemilik SPPG, Hendrik Irawan, menjelaskan bahwa demo masak digelar sebagai bentuk pengenalan kualitas menu kepada calon penerima manfaat sebelum pelaksanaan program dimulai. Dan tentunya menggunakan dana pribadi alias dari kantong sendiri.
"Kami ingin menunjukkan bahwa menu yang disiapkan benar-benar berkualitas. Sebelum bekerja sama tentu sekolah harus melihat dan mencicipi terlebih dahulu. Alhamdulillah hampir seluruh peserta merasa puas terhadap menu yang kami sajikan," katanya.
Menurut Hendrik, dirinya mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto karena dinilai menjadi investasi besar bagi masa depan generasi Indonesia.
"Kami ingin memberikan kualitas terbaik, mulai dari dapur, proses memasak hingga menu yang disajikan. Program ini sangat baik untuk menciptakan anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan bergizi," ujarnya.
Ia menegaskan seluruh dapur yang digunakan telah mengikuti standar operasional yang ditetapkan pemerintah serta terbuka untuk dilakukan pengawasan.
Sementara itu, ahli gizi SPPG, Miza Mustika, S.Gz., mengatakan kegiatan demo masak bertujuan memperoleh masukan dari calon penerima manfaat terhadap menu yang nantinya akan disajikan setiap hari.
"Hari ini kami mengadakan demo masak sebagai uji coba sekaligus meminta testimoni dari calon penerima manfaat. Harapannya mereka menyukai menu yang kami sajikan karena nantinya kami akan menyediakan menu yang variatif, bergizi, aman, dan tentunya enak," ujarnya.
Suasana semakin semarak saat artis Saipul Jamil hadir menghibur para tamu. Kehadirannya langsung disambut antusias para orang tua siswa yang berebut mengabadikan momen melalui swafoto.
Puncak kegiatan ditandai dengan demo memasak dalam skala besar yang dilakukan tim SPPG Pangauban, menggunakan peralatan profesional. Setelah proses memasak selesai, seluruh tamu undangan menikmati hidangan bergizi yang telah disiapkan bersama-sama.
Melalui kegiatan tersebut, SMP dan SMK Mahardika berharap Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menjadi program pemerintah semata, tetapi juga menjadi langkah nyata membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas melalui kolaborasi antara sekolah, pemerintah, serta mitra penyedia layanan gizi.
(*)




Social Media