Satuspirit – Senyum, tawa, dan air mata haru berpadu menjadi satu dalam acara Perpisahan dan Pentas Seni SD Negeri Selacau, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Senin (22 Juni 2026). Mengusung tema "Tabur Cita-cita, Tuai Masa Depan, Melangkah Pasti Menuju Jenjang Baru", kegiatan tersebut menjadi momen bersejarah bagi para siswa kelas VI yang akan melanjutkan perjalanan pendidikan mereka.
Sejak pagi, suasana sekolah tampak berbeda dari biasanya. Halaman sekolah disulap menjadi panggung kebahagiaan. Para orang tua, guru, dan tamu undangan memenuhi lokasi acara untuk menyaksikan putra-putri mereka menutup lembaran pendidikan dasar dengan penuh kebanggaan.
Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan prosesi Mapag Panganten yang diperankan oleh 15 siswa kelas V. Kehadiran Aki Lengser yang diperankan siswa kelas IV semakin memeriahkan suasana. Dalam prosesi tersebut, Kepala SDN Selacau diiringi para siswa sambil dinaungi payung kehormatan menuju lokasi acara.
Atraksi khas budaya Sunda itu langsung mencuri perhatian dan mendapat tepuk tangan meriah dari para hadirin yang mayoritas merupakan guru dan orang tua murid.
Namun, kemeriahan tersebut bukan sekadar pertunjukan seni. Di baliknya tersimpan kisah enam tahun perjalanan anak-anak yang dahulu datang ke sekolah dengan langkah kecil dan penuh kepolosan, kini bersiap menapaki dunia yang lebih luas.
Kepala SDN Selacau, Syahrul Munawar, M.Pd., mengaku bangga melihat perkembangan para siswa yang akan meninggalkan bangku sekolah dasar.
"Perpisahan bukanlah akhir dari segalanya. Ini adalah awal perjalanan baru menuju jenjang yang lebih tinggi. Teruslah belajar, karena ilmu adalah kunci kebahagiaan dunia dan akhirat," pesannya.
Ia mengingatkan para lulusan agar tetap menjaga nama baik sekolah di mana pun mereka melanjutkan pendidikan.
"Tunjukkan bahwa kalian pernah dididik dengan baik di SDN Selacau. Raihlah prestasi setinggi mungkin dan jadilah kebanggaan orang tua, sekolah, serta masyarakat," ujarnya.
Syahrul juga mengapresiasi seluruh orang tua, komite sekolah, dan para donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, kebersamaan dan kekompakan seluruh pihak menjadi kekuatan utama sehingga acara dapat terlaksana dengan baik dan berkesan bagi para siswa.
Sementara itu, Wali Kelas VI, Ine Rohani, S.Pd.Gr., menyampaikan pesan yang menyentuh hati. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengenang perjalanan para siswa yang selama bertahun-tahun tumbuh dan belajar bersama di sekolah.
"Kalian adalah sumber kebahagiaan dan inspirasi bagi kami. Kami telah melihat kalian tumbuh, berkembang, dan menemukan potensi terbaik dalam diri masing-masing. Teruslah bermimpi besar dan jangan pernah menyerah mengejar cita-cita," tuturnya.
Ia juga berpesan agar para siswa selalu menjaga akhlak, menghormati orang tua dan guru, serta tidak meninggalkan salat lima waktu sebagai fondasi kehidupan.
"Jangan pernah lupa akar kalian. Bawalah nama baik SDN Selacau ke mana pun kalian melangkah," pesannya.
Ketua Komite Sekolah, Romi, turut mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan para siswa selama enam tahun terakhir.
"Dulu mereka datang dengan kepolosan dan pengetahuan yang masih terbatas. Hari ini kita melihat mereka tumbuh menjadi anak-anak yang lebih dewasa, lebih berilmu, dan memiliki akhlak yang baik. Semua ini tentu berkat kerja keras para guru yang dengan sabar mendidik mereka," katanya.
Selain prosesi pelepasan, acara juga diisi dengan pengalungan medali, pembagian rapor, penampilan lagu-lagu motivasi, serta berbagai pertunjukan seni yang dibawakan siswa.
Puncak acara terjadi saat prosesi sungkeman kepada orang tua. Satu per satu siswa bersimpuh di hadapan ayah dan ibunya. Tangis haru pecah ketika para orang tua memeluk anak-anak mereka yang sebentar lagi akan memasuki jenjang pendidikan baru.
Di akhir kegiatan, kebahagiaan juga terpancar dari wajah para siswa. Salah satunya Bilqis yang mengaku memiliki banyak kenangan indah selama belajar di SDN Selacau. Menurutnya, sekolah menjadi tempat yang menyenangkan karena memiliki banyak teman dan guru yang selalu mendampingi dengan penuh kesabaran.
"Sekolah di sini menyenangkan, banyak teman. Terima kasih buat bapak dan ibu guru yang sudah mendidik kami dengan baik dan sabar," ujar Bilqis.
Ungkapan sederhana dari Bilqis menjadi gambaran betapa sekolah bukan sekadar tempat belajar membaca dan berhitung, melainkan ruang tumbuh yang meninggalkan kenangan mendalam bagi setiap anak. Dari SDN Selacau, mereka kini melangkah menuju jenjang baru, membawa mimpi, doa, dan harapan untuk masa depan yang lebih cerah.
(*)




Social Media