Satuspirit - Bandung Barat – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bersama PT PLN Indonesia Power UBP Saguling, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, TNI, POLRI, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan eceng gondok di kawasan Waduk Saguling. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kualitas lingkungan perairan sekaligus mempertahankan fungsi strategis Waduk Saguling sebagai sumber energi listrik, pengendali tata air, dan penopang kehidupan masyarakat.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Barat bersama Wakil Bupati Bandung Barat dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, instansi teknis, aparat keamanan, serta masyarakat yang secara aktif berpartisipasi dalam penanganan eceng gondok di kawasan waduk. Pusat kegiatan pembersihan dilaksanakan di Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, yang menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan eceng gondok cukup tinggi. Selain itu, kegiatan juga dilakukan secara paralel di sejumlah titik lain di kawasan Waduk Saguling, meliputi tiga titik di Kecamatan Cililin dan empat titik di Kecamatan Cihampelas, sehingga proses pembersihan dapat berlangsung lebih efektif dan menjangkau area yang lebih luas.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap meningkatnya pertumbuhan eceng gondok yang dipicu oleh menurunnya kualitas perairan Waduk Saguling. Tingginya beban pencemar yang berasal dari wilayah hulu Sungai Citarum, ditambah aktivitas Keramba Jaring Apung (KJA) yang menghasilkan sisa pakan serta limbah organik, menyebabkan kandungan unsur hara (nutrien) di perairan meningkat secara signifikan. Kondisi tersebut menjadi faktor utama berkembangnya eceng gondok secara cepat dan tidak terkendali.
Apabila dibiarkan, keberadaan eceng gondok berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari menghambat aktivitas masyarakat di perairan, mempercepat sedimentasi waduk, menurunkan kualitas ekosistem perairan, hingga mengganggu operasional waduk. Selain itu, tumpukan eceng gondok juga dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk dan berbagai organisme pembawa penyakit. Dampak yang lebih luas adalah terganggunya fungsi strategis Waduk Saguling sebagai pembangkit listrik tenaga air, pengendali banjir, penyedia air, serta sumber mata pencaharian masyarakat di sekitarnya.
Pelaksanaan pembersihan dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan berbagai sarana dan prasarana, antara lain alat berat excavator, perahu ponton, armada pengangkut, serta dukungan tenaga dari berbagai instansi dan masyarakat. Fokus utama pengerahan alat berat dan personel saat ini berada di Desa Rancapanggung, sementara kegiatan pembersihan di titik-titik lainnya tetap berjalan secara simultan agar proses pengangkatan eceng gondok dapat berlangsung lebih cepat dan optimal.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bentuk nyata sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian Waduk Saguling. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bersama PLN Indonesia Power UBP Saguling dan seluruh stakeholder berkomitmen untuk terus melaksanakan pengendalian eceng gondok secara rutin melalui kegiatan pembersihan, optimalisasi penggunaan alat berat dan perahu ponton, serta penguatan koordinasi dalam upaya menjaga keberlanjutan fungsi waduk bagi masyarakat dan sistem ketenagalistrikan nasional.
"Penanganan eceng gondok di Waduk Saguling tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, PLN Indonesia Power, BBWS Citarum, TNI/Polri, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat. Melalui gotong royong ini kita ingin memastikan Waduk Saguling tetap bersih, produktif, dan mampu menjalankan fungsi strategisnya sebagai sumber energi, pengendali tata air, sekaligus penopang kehidupan masyarakat. Semangat kebersamaan ini akan terus kami jaga sebagai bagian dari komitmen mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Bandung Barat," ujar Bupati Bandung Barat.
"PLN Indonesia Power UBP Saguling berkomitmen mendukung setiap upaya pelestarian Waduk Saguling sebagai aset strategis yang memiliki peran penting dalam penyediaan energi listrik berbasis energi baru terbarukan. Pengendalian eceng gondok merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan operasional pembangkit sekaligus menjaga kualitas lingkungan waduk. Sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, BBWS Citarum, TNI/Polri, serta seluruh stakeholder menjadi kunci agar upaya ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun keberlangsungan pembangkit listrik tenaga air," ujar Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Saguling, Bapak Doni Bakar.
(*)



Social Media