Satuspirit – Suasana khidmat sekaligus penuh haru mewarnai pelaksanaan Haflatul Ikhtitam Juz 29 dan 30 yang digelar SDIT Cahaya Qurani, Selasa (23 Juni 2026), di Gedung Pondok Pesantren Manbaul Falah, Kampung Tambakan, Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.
Sebanyak 45 siswa dari kelas I hingga kelas VI mengikuti prosesi wisuda tahfidz setelah berhasil menyelesaikan target hafalan Al-Qur'an juz 29 dan 30. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan pelepasan siswa kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026.
Sejak pagi, para guru dan staf sekolah tampak sibuk mempersiapkan berbagai kebutuhan acara. Dengan balutan busana bernuansa merah muda dipadukan kain batik, mereka menyambut para orang tua dan tamu undangan yang mulai memadati lokasi kegiatan. Para wisudawan dan wisudawati pun tampak rapi mengenakan pakaian seragam bernuansa senada, menambah semarak suasana acara.
Kegiatan yang dipandu Mc Rara dan Tina itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustaz Farhan dan Ustazah Lena. Selanjutnya para siswa mengikuti prosesi wisuda, pengalungan medali, serta pemberian penghargaan atas capaian hafalan yang telah diraih.
Kepala SDIT Cahaya Qurani, Sinta Agustina Dewi, S.Pd., mengaku bangga atas pencapaian para siswa yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur'an di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman saat ini.
"Saya melihat perjuangan anak-anak ini luar biasa. Di tengah era digital dan berbagai godaan yang ada, mereka tetap semangat menghafal Al-Qur'an. Ada waktu bermain yang mereka kurangi, ada waktu istirahat yang mereka korbankan, hingga akhirnya hari ini mereka berhasil mencapai target hafalan yang ditetapkan sekolah," ujarnya.
Menurut Sinta, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan para guru dan orang tua yang terus mendampingi proses belajar anak-anak setiap hari.
Selain wisuda tahfidz, kegiatan tersebut juga menjadi momen pelepasan siswa kelas VI yang tahun ini berjumlah 18 orang. Ia mengenang perjalanan sekolah yang dimulai dari jumlah siswa yang sangat terbatas hingga kini berkembang dan semakin dipercaya masyarakat.
"Dulu kelas ini hanya berjumlah 12 siswa. Alhamdulillah hari ini menjadi 18 siswa yang berhasil lulus. Ini menjadi bukti bahwa dengan kebersamaan dan kepercayaan orang tua, sekolah dapat terus berkembang menjadi lebih baik," katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Global Bina Generasi, Hj. Suhada, M.pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan hafalan juz 29 dan 30.
"Mewakili yayasan, saya mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur'an. Semoga anak-anak semua senantiasa menjadi penghafal Al-Qur'an hingga dewasa dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan SDIT Cahaya Qurani yang terus menunjukkan kemajuan dari tahun ke tahun. Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter Islami bagi para siswa.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Komite Orang Tua, Romli. Ia menilai keberhasilan para siswa menyelesaikan hafalan Al-Qur'an merupakan buah dari kerja sama yang baik antara sekolah, guru, dan orang tua.
"Menjadi penghafal Al-Qur'an membutuhkan kesabaran, kedisiplinan, dan komitmen yang kuat. Karena itu kami sangat bersyukur melihat anak-anak hari ini dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Semoga hafalan yang diperoleh menjadi bekal berharga dalam kehidupan mereka," katanya.
Puncak keharuan terjadi saat prosesi sungkeman kepada orang tua. Satu per satu siswa menghampiri ayah dan ibunya untuk meminta doa restu. Tangis haru pecah ketika para orang tua memeluk putra-putrinya yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur'an dan menuntaskan pendidikan di jenjang sekolah dasar.
Suasana semakin emosional ketika para guru turut memberikan pelukan dan doa kepada para siswa. Kebahagiaan, rasa syukur, dan kebanggaan menyatu dalam momen yang menjadi penanda keberhasilan perjalanan pendidikan sekaligus pembinaan karakter Qurani yang selama ini dijalankan sekolah.
Usai prosesi sungkeman, seluruh siswa, orang tua, guru, pengurus yayasan, komite sekolah, dan tamu undangan mengikuti sesi foto bersama sebagai penutup rangkaian Haflatul Ikhtitam Juz 29 dan 30 Tahun 2026.
Melalui kegiatan tersebut, SDIT Cahaya Qurani berharap para siswa tidak hanya mampu menjaga hafalan Al-Qur'an, tetapi juga tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di masa depan.
(*)





Social Media