BLANTERORIONv101

Gelar Karya dan Pelepasan Siswa, SMPN 3 Cipongkor Tanamkan Semangat Belajar Sepanjang Hayat

20 Juni 2026



SMPN 3 cipongkor
Penampilan seni kreasi siswa menjadi salah satu daya tarik dalam acara Gelar Karya dan Pelepasan Siswa SMP Negeri 3 Cipongkor. Berbagai pertunjukan ditampilkan sebagai wujud kreativitas sekaligus hasil pembelajaran selama di sekolah. 

Satuspirit – SMP Negeri 3 Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, menggelar acara Gelar Karya, Pelepasan Siswa Kelas IX serta Kenaikan Kelas VII dan VIII di halaman sekolah, Sabtu (20 Juni 2026). Kegiatan berlangsung sederhana namun meriah dengan menampilkan berbagai kreasi seni dan budaya hasil karya para siswa.

Kepala SMPN 3 Cipongkor, Dr. H. Rusdan, S.Pd.I., S.H., M.MPd., mengatakan sebanyak 98 siswa dinyatakan lulus pada tahun ajaran 2025/2026. Dari jumlah tersebut, satu siswa diketahui telah meninggal dunia, namun status kelulusannya tetap diberikan sesuai ketentuan karena telah memenuhi persyaratan akademik.

Menurut Rusdan, capaian kelulusan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Sekolah terus berupaya menggali dan mengembangkan potensi peserta didik melalui berbagai program pembelajaran dan kegiatan penguatan karakter.

Dalam pesannya kepada para lulusan, ia menekankan pentingnya semangat belajar yang tidak pernah berhenti.

"Kalau ingin bahagia di dunia, kuncinya ilmu. Kalau ingin bahagia di akhirat, juga dengan ilmu. Apalagi jika ingin sukses dunia dan akhirat, maka teruslah belajar dan jangan pernah berhenti belajar," ujarnya.

Ia berharap para orang tua terus memberikan motivasi kepada anak-anaknya agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi meraih masa depan yang lebih baik.

Ia juga menyampaikan harapannya kepada seluruh insan pendidikan agar terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana sekolah yang perlu mendapat perhatian, termasuk pembangunan fasilitas pendukung yang belum sepenuhnya selesai.

"Alhamdulillah, untuk fasilitas siswa sudah cukup memadai. Kami tetap berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan agar semakin baik ke depannya," katanya.

Sementara itu, Ketua Komite SMPN 3 Cipongkor, H. Sugandi, yang dikenal sebagai salah satu perintis berdirinya sekolah tersebut, mengaku bangga melihat perkembangan sekolah yang kini telah berusia hampir 18 tahun.

"Harapan saya, anak-anak yang lulus dari sini bisa menjadi generasi yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara. Saya merasa bangga karena sekolah ini terus berkembang berkat kerja sama kepala sekolah, guru, komite, dan seluruh masyarakat," ungkapnya.

Suasana haru dan bangga juga dirasakan para siswa. Salah satunya disampaikan Risma yang mengaku terinspirasi oleh kakak-kakak kelasnya.

"Bagus, keren. Saya bangga punya kakak kelas seperti mereka. Mereka baik, suka membimbing adik-adiknya. Semoga cita-cita mereka tercapai," katanya.

Acara semakin semarak dengan penampilan berbagai kesenian tradisional Sunda seperti Mapag Panganten, Jaipongan, dan sejumlah kreasi seni lainnya yang dibawakan oleh para siswa. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para orang tua, alumni, serta tamu undangan yang hadir.

Meski digelar secara sederhana, kegiatan tersebut memiliki makna mendalam bagi para siswa yang akan melanjutkan perjalanan pendidikan ke jenjang berikutnya. Senyum bangga para orang tua dan tamu undangan menjadi gambaran optimisme terhadap generasi penerus yang diharapkan mampu melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa melalui pendidikan.

Informasi seputar olahraga nasional, Jawa Barat dan Persib, kunjungihttps://sportsjabar.com/

(*)

Komentar