Satuspirit – Jumat pagi (10 Juli 2026) belum menunjukkan pukul 07.00 WIB ketika halaman Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, mulai dipenuhi lautan seragam biru. Namun, pagi itu mereka bukan datang untuk rapat politik ataupun konsolidasi partai.
Di tangan para kader justru terlihat sapu lidi, cangkul, karung sampah, hingga gerobak roda tiga. Satu per satu mereka bersiap berjalan kaki menyusuri jalan desa demi satu tujuan sederhana, tetapi memiliki makna besar: membersihkan lingkungan sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong.
Gerakan sosial bertajuk "Langit Biru Indonesia Asri" itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Partai Demokrat. Tidak hanya kader dan pengurus partai, kegiatan tersebut juga melibatkan Pemerintah Desa Margajaya, Karang Taruna, Linmas, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar.
Kurang lebih empat kilometer jalan ditempuh bersama. Sampah yang berserakan dipungut, rumput liar dibersihkan, saluran air dirapikan, bahkan area sekitar masjid yang dilewati rombongan pun tak luput dari aksi bersih-bersih.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat, H. RM Imam Tunggara, M.Pd, tampak turun langsung memungut sampah bersama kader lainnya. Baginya, kegiatan sosial seperti ini bukan sekadar seremonial, melainkan ajakan untuk mengembalikan budaya gotong royong yang mulai memudar di tengah masyarakat.
"Budaya gotong royong di masyarakat saat ini mulai berkurang. Karena itu kami ingin mengajak semua pihak untuk kembali membudayakan semangat kebersamaan melalui kegiatan sosial seperti ini," ujarnya.
Menurut Imam, kegiatan tersebut dilaksanakan bersama pemerintah desa, perangkat desa, RT, RW, Karang Taruna, dan masyarakat.
"Gerakan ini bukan hanya dilakukan hari ini. Tanggal 17 Juli nanti kami akan melanjutkan kegiatan serupa di Kecamatan Cipatat. Targetnya seluruh rangkaian berlangsung hingga menjelang HUT Partai Demokrat pada bulan Agustus," katanya.
Tak hanya menyapu jalan, para peserta juga berjalan kaki bersama sambil berdialog dengan warga. Suasana terasa akrab tanpa sekat. Sesekali terdengar candaan yang diselingi semangat saling membantu.
Di antara para peserta tampak pula Sekretaris DPC Partai Demokrat KBB sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, Pieter Tjuandys, S.IP., M.M., yang ikut mendorong gerobak pengangkut sampah.
Menurut Pieter, kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan secara serentak oleh Partai Demokrat di seluruh Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
"Hari ini kami bersama seluruh jajaran Partai Demokrat melaksanakan bakti sosial dalam rangka HUT Partai Demokrat. Selain membersihkan lingkungan, kami juga ingin memastikan bahwa aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian," katanya.
Dalam kesempatan itu, Pieter juga menyampaikan kabar baik bagi warga. Jalan sepanjang kurang lebih 100 meter yang mengalami kerusakan di kawasan tersebut dipastikan akan diperbaiki tahun ini.
"Anggarannya sekitar Rp150 juta dan sudah masuk dalam program Tahun Anggaran 2026. Insyaallah segera direalisasikan," ungkapnya.
Apresiasi datang dari Ketua Karang Taruna RW 01 Desa Margajaya, Ahmad Syamsul. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan contoh positif bagi generasi muda.
"Daripada waktu libur hanya digunakan bermain, lebih baik dipakai ikut kerja bakti membantu warga. Kami mengapresiasi Partai Demokrat yang sudah mengajak masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan," ujarnya.
Perjalanan berakhir di kawasan STAI Pelita Nusa. Di sana seluruh peserta berkumpul menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan panitia. Rasa lelah setelah berjalan beberapa kilometer seakan terbayar oleh suasana hangat penuh kebersamaan.
Acara ditutup dengan yel-yel penyemangat, tawa, lagu Poco-poco yang mengundang seluruh peserta ikut bergerak, hingga sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan.
Tak ada panggung megah, tak ada pidato panjang. Hanya sapu, karung sampah, dan langkah kaki yang berjalan berdampingan dengan masyarakat.
Namun dari langkah-langkah kecil itulah, harapan akan lingkungan yang bersih dan semangat gotong royong yang kembali tumbuh perlahan mulai terlihat. Sebab, menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah ataupun organisasi tertentu, melainkan tanggung jawab bersama demi mewujudkan Kabupaten Bandung Barat yang lebih bersih, sehat, dan penuh semangat kebersamaan.




Social Media