![]() |
| Balap karung menjadi bagian lomba yang menarik HUT RI ke 81 tahun di SDN 1 Cibodas. Semangat siswa dalam mengikuti kegiatan menambah semarak. |
SATUSPIRIT — Suara sorak dan tawa siswa terdengar meriah di lingkungan SDN 1 Cibodas, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (19 Agustus 2026).
Puluhan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 larut dalam berbagai perlombaan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berbagai lomba bernuansa permainan tradisional dan kekompakan disiapkan pihak sekolah. Di antaranya balap kelereng, balap kerupuk, senam Muja, joget balon, balap karung, estafet sarung hingga lomba melipat baju.
Meski terlihat sederhana, setiap perlombaan justru menghadirkan keseruan tersendiri. Para siswa berlomba menjadi yang terbaik, sementara teman-teman, guru dan sejumlah orang tua yang menyaksikan turut memberikan semangat dari pinggir arena.
Hadiah berupa alat tulis juga disiapkan bagi para siswa yang berhasil menjadi juara. Hadiah tersebut semakin menambah motivasi peserta untuk mengikuti perlombaan dengan penuh semangat.
Guru kelas 5 SDN Cibodas 1 sekaligus panitia, Dani Mulyantara, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI.
Menurutnya, tahun ini terdapat sekitar delapan jenis perlombaan yang dibagi berdasarkan kelompok kelas kecil dan kelas besar.
“Untuk kegiatan lomba di SDN Cibodas 1 itu ada delapan lomba, terbagi menjadi kelas bawah dan kelas besar. Untuk kelas bawah ada lomba kelereng, senam Muja, estafet sarung, joget balon, kemudian untuk kelas besar ada balap karung dan melipat baju,” ujar Dani.
Sebelum kegiatan dilaksanakan, para guru terlebih dahulu melakukan rapat untuk menentukan jenis perlombaan, pembagian peserta berdasarkan kelompok kelas serta hadiah yang akan diberikan.
Salah satu perlombaan yang cukup menarik perhatian adalah lomba melipat baju.
Dalam permainan ini, peserta tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan dan mengikuti alur permainan.
Siswa membawa balon sambil bergerak menuju teman yang sudah menunggu di depan meja. Setelah sampai, peserta harus segera membuka dan melipat pakaian yang telah disediakan.
Di sinilah keseruan terjadi.
Ada peserta yang berusaha bergerak secepat mungkin, sementara teman-temannya terus memberikan dukungan dan semangat. Suasana pun semakin ramai ketika peserta berusaha menyelesaikan tugas melipat baju secepat mungkin.
Bagi sekolah, permainan semacam ini bukan sekadar mencari siapa yang menjadi juara. Ada nilai pendidikan yang ingin ditanamkan kepada siswa.
Dani mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun semangat kerja keras dan kerja sama sejak usia sekolah.
“Dari kegiatan ini kita ingin memunculkan sifat kerja keras, kemudian semangat bekerja sama sesuai dengan tujuan dari pendidikan itu sendiri,” katanya.
Menurutnya, semangat tersebut juga sejalan dengan nilai yang ingin ditanamkan dalam momentum kemerdekaan.
Kemerdekaan, kata dia, harus diisi dengan hal-hal positif, termasuk melalui pendidikan yang mampu membentuk karakter generasi muda.
Kemeriahan juga dirasakan Nabila, siswi kelas 6, yang mengikuti lomba balap karung.
Menurut Nabila, suasana perlombaan menjadi semakin seru karena mendapat dukungan dari teman-teman, guru dan orang tua yang hadir menyaksikan.
“Rame dan seru karena disemangatin sama teman. Banyak orang tua yang lihat, bapak ibu guru juga, jadi makin semangat,” ujar Nabila.
Di momentum HUT RI ke-81 ini, Nabila juga menyampaikan harapannya untuk Indonesia.
Ia berharap Indonesia semakin maju dan masyarakat bersama-sama menjauhi korupsi.
Harapan sederhana itu menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan di lingkungan sekolah bukan hanya tentang permainan dan hadiah. Ada pesan yang jauh lebih besar, yakni bagaimana anak-anak sejak dini memiliki cita-cita terhadap masa depan bangsa.
Guru Berharap Pendidikan Semakin Diperhatikan
Dani berharap momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi penting untuk membangun masa depan Indonesia.
Ia berharap perhatian terhadap dunia pendidikan semakin besar, termasuk dalam peningkatan fasilitas sekolah dan berbagai kebutuhan yang menunjang proses belajar mengajar.
“Harapannya tentu pendidikan lebih maju lagi, lebih diperhatikan, meningkatkan fasilitas sekolah, semuanya lebih memperhatikan pendidikan,” ungkapnya.
Menurut Dani, kemajuan pendidikan akan sangat menentukan kualitas generasi penerus bangsa.
Karena itu, kegiatan sederhana seperti perlombaan HUT RI juga dapat menjadi bagian dari proses pendidikan karakter. Anak-anak belajar menerima kemenangan dan kekalahan, belajar mengikuti aturan, bekerja sama, berusaha hingga memberikan semangat kepada teman.
Di tengah suara sorak dan tawa anak-anak SDN Cibodas 1, semangat kemerdekaan pun terasa dengan cara yang sederhana.
(*)




Social Media