Satuspirit – Setelah mengabdikan diri selama 36 tahun 4 bulan sebagai pendidik, Hj. Eni Rohaeni Komara, S.Pd., akhirnya harus mengakhiri perjalanan panjangnya di dunia pendidikan. Di hadapan rekan kerja, siswa, orang tua, dan keluarga besar SDN Cipatik 1, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, guru yang dikenal disiplin dan penuh dedikasi itu menyampaikan salam perpisahan dalam suasana haru pada kegiatan Paturay Tineung yang digelar Rabu (24 Juni 2026).
Puluhan tahun bukanlah waktu yang singkat. Berbagai suka dan duka telah dilalui Hj. Eni selama mengemban amanah sebagai guru. Ribuan siswa pernah merasakan sentuhan pendidikan, perhatian, dan bimbingannya hingga tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Hj. Eni mengaku bersyukur dapat menuntaskan pengabdian panjangnya di dunia pendidikan dengan penuh kebahagiaan.
"Setelah menjadi guru selama 30 tahun 4 bulan, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada semuanya atas bimbingan dan kerja sama yang baik selama ini, baik yang berkaitan dengan kedinasan maupun di luar kedinasan," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar SDN Cipatik 1 apabila selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan dan kesalahan.
"Saya beserta keluarga memohon maaf yang setulus-tulusnya apabila selama mengabdi banyak kesalahan. Dengan kerendahan hati, semoga semuanya berkenan memaafkan," tuturnya.
Tak hanya itu, Hj. Eni juga memohon doa restu agar diberikan kesehatan, keberkahan, keselamatan, dan ketenteraman dalam menjalani masa purnabakti.
"Semoga saya diberikan kesehatan, keberkahan, kesejahteraan lahir dan batin, serta dapat melanjutkan pengabdian di lingkungan keluarga maupun masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala SDN Cipatik 1 Hj. Encep Suparman S.pd., menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan Hj. Eni Rohaeni Komara selama puluhan tahun mengabdi di dunia pendidikan.
"Hari ini sekolah kami ditinggalkan oleh salah satu senior dan sesepuh yang telah memberikan banyak pengabdian bagi SDN Cipatik 1. Kami mendoakan semoga beliau selalu diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, dan kebahagiaan dalam menjalani masa purnabakti," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk mengenang jasa dan keteladanan Hj. Eni yang telah turut membangun SDN Cipatik 1 hingga menjadi seperti saat ini.
"Pengabdian beliau menjadi bagian penting dalam perjalanan sekolah ini. Semoga segala amal dan dedikasinya menjadi kebaikan yang terus mengalir," tambahnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Ketua Komite SDN Cipatik 1 Harman Darmawan memberikan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan Hj. Eni selama puluhan tahun.
Menurutnya, pengabdian Hj. Eni menjadi teladan bagi dunia pendidikan karena telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk mendidik generasi penerus bangsa.
"Semoga seluruh pengabdian yang telah diberikan menjadi ladang amal ibadah dan Ibu Hj. Eni selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta keberkahan dalam menjalani masa purnabakti," ujarnya.
Momen paturay tineung berlangsung penuh haru. Sejumlah guru, orang tua, dan siswa tampak terharu saat memberikan penghormatan kepada sosok pendidik yang telah mengabdikan dirinya selama lebih dari tiga dekade di SDN Cipatik 1.
Meski masa tugasnya telah berakhir, jejak pengabdian Hj. Eni Rohaeni Komara akan tetap menjadi bagian dari sejarah perjalanan SDN Cipatik 1 dan akan terus dikenang oleh para siswa serta rekan-rekan sejawat yang pernah bekerja bersamanya.
(*)


Social Media