BLANTERORIONv101

Haflah Akhirussanah MTs Nurul Iman Sindangkerta, Sekolah Hadapi Tantangan Kekurangan Ruang Kelas di Tengah Meningkatnya Jumlah Siswa

22 Juni 2026

 

Kepala Sekolah dan Ketua Panitia, berharap para lulusan bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dan cetak prestasi membanggakan.

Satuspirit – Suasana berbeda tampak di halaman MTs Nurul Iman Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (20 Juni 2026). Para siswi mengenakan kebaya anggun berpadu hijab yang menambah pesona, sementara para siswa tampil rapi dan gagah mengenakan jas. Hari itu menjadi momen istimewa bagi keluarga besar madrasah dalam acara Haflah Akhirussanah dan pelepasan siswa kelas IX.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan sederhana sesuai arahan pemerintah. Para siswa kelas IX mengikuti kirab yang dikawal anggota Pramuka sebelum menerima medali, sertifikat, dan rapor sebagai simbol berakhirnya masa belajar mereka di tingkat madrasah tsanawiyah.

Kepala MTs Nurul Iman Sindangkerta, Muhammad Ridwan Mukmin, S.Ag., menyampaikan bahwa tahun ini merupakan lulusan ke-36 sejak madrasah tersebut berdiri. Sebanyak 142 siswa mengikuti pelepasan tahun ini, sementara jumlah peserta didik secara keseluruhan mencapai sekitar 306 siswa.

Di balik perkembangan jumlah siswa yang terus meningkat, madrasah masih menghadapi tantangan dalam penyediaan sarana dan prasarana, khususnya ruang kelas.

"Saat ini kami memiliki 12 ruang kelas, padahal idealnya membutuhkan 14 ruang kelas. Seiring bertambahnya jumlah siswa setiap tahun, kebutuhan ruang belajar menjadi tantangan yang harus segera mendapatkan solusi," ujarnya.

Menurut Ridwan, pihak sekolah telah berulang kali mengajukan bantuan pembangunan ruang kelas melalui sistem sarana dan prasarana, namun hingga kini belum mendapatkan realisasi.

"Kami berharap Kementerian Agama maupun pihak terkait dapat membantu MTs Nurul Iman dalam memenuhi kebutuhan ruang kelas agar proses belajar mengajar semakin optimal," katanya.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, pihak madrasah selama ini melakukan berbagai upaya, termasuk berkoordinasi dengan Madrasah Aliyah dan memanfaatkan ruangan lain yang memungkinkan digunakan sebagai tempat belajar sementara.

Meski menghadapi keterbatasan fasilitas, semangat memberikan layanan pendidikan terbaik kepada siswa tetap menjadi komitmen utama madrasah.

Sementara itu, Ketua Panitia Haflah Akhirussanah, Agus Hermawan, S.Pd.I., berpesan agar seluruh lulusan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan tidak berhenti menuntut ilmu.

"Kami berharap seluruh siswa dapat melanjutkan sekolah. Jangan sampai ada yang putus sekolah karena pendidikan adalah bekal penting untuk masa depan," ujarnya.

Agus juga mengapresiasi antusiasme para siswa dan orang tua yang hadir. Menurutnya, seluruh siswa yang diundang mengikuti pelepasan hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh kebahagiaan.

Acara Haflah Akhirussanah semakin meriah dengan berbagai penampilan siswa yang menunjukkan kreativitas dan bakat mereka. Senyum bangga tampak dari wajah para orang tua yang menyaksikan putra-putrinya menuntaskan pendidikan di tingkat madrasah tsanawiyah.

Di tengah segala keterbatasan yang ada, MTs Nurul Iman Sindangkerta terus berupaya mencetak generasi yang berakhlak, berilmu, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi meraih masa depan yang lebih baik.

(*)

Komentar