Satuspirit – GOR Desa Bongas, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, tampak dipadati warga penerima manfaat yang datang untuk mengambil bantuan beras dan minyak goreng, Senin (22/6/2026). Sejak pagi hari, ratusan warga terlihat mengantre dengan tertib sambil membawa persyaratan yang telah ditentukan.
Wajah-wajah ceria tampak menghiasi para penerima manfaat. Setelah menunggu proses distribusi yang baru selesai disiapkan sehari sebelumnya, bantuan yang dinanti akhirnya dapat diterima masyarakat.
Sekretaris Desa Bongas, Dadang Supriatna, menjelaskan bahwa sebanyak 1.354 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan pada tahap kali ini.
"Distribusi baru selesai kemarin, sehingga hari ini langsung kami salurkan kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa beras dan minyak goreng dengan jumlah penerima sebanyak 1.354 KPM," ujarnya.
Untuk menghindari penumpukan warga, pemerintah desa membagi jadwal pengambilan menjadi dua sesi. Pada sesi pertama, mulai pagi hingga pukul 12.00 WIB, bantuan diberikan kepada warga Dusun 1 dan Dusun 4. Sedangkan sesi kedua, mulai pukul 12.00 WIB hingga sore hari, diperuntukkan bagi warga Dusun 2 dan Dusun 3.
Menurut Dadang, pelaksanaan penyaluran bantuan berlangsung aman dan lancar berkat kerja sama seluruh pihak yang terlibat.
Selain menyalurkan bantuan pangan, Pemerintah Desa Bongas bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) juga tengah melakukan verifikasi dan pendataan ulang terkait sejumlah program bantuan sosial, termasuk pengajuan kembali peserta BPJS yang dinonaktifkan.
"Kami terus berkolaborasi dengan pendamping PKH dan perangkat desa untuk melakukan verifikasi data agar bantuan benar-benar tepat sasaran," katanya.
Ia menjelaskan, bagi penerima manfaat yang telah meninggal dunia, bantuan dapat diambil oleh ahli waris dengan memenuhi persyaratan administrasi yang berlaku. Sementara bagi warga yang sedang berada di luar kota, bantuan dapat diwakilkan oleh anggota keluarga dengan membawa Kartu Keluarga asli sebagai bukti hubungan keluarga.
"Kami ingin memastikan bantuan tetap tersalurkan kepada yang berhak, tetapi tetap mengikuti aturan administrasi yang berlaku," tambahnya.
Dadang juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
"Ini merupakan bantuan dari pemerintah yang kami perjuangkan melalui berbagai proses pendataan dan pengajuan. Mudah-mudahan ke depan jumlah penerima manfaat bisa semakin banyak dan penyalurannya semakin merata," tuturnya.
Penyaluran bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Selain membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat, bantuan beras dan minyak goreng dinilai sangat membantu di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
Hingga kegiatan berakhir, proses pembagian bantuan berlangsung tertib, aman, dan kondusif tanpa kendala berarti.
(*)


Social Media